
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri, Jimly Asshiddiqie, ditemui di Jakarta, Jumat (17/4). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menegaskan bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia pascareformasi telah menempatkan pemilihan presiden secara langsung melalui mekanisme pemiliham umum (Pemilu). Karena itu, upaya menjatuhkan presiden di luar jalur konstitusional tidak dimungkinkan.
Pernyataan ini disampaikan Jimly merespons ramainya aksi unjuk rasa dari berbagai elemen mahasiswa di sejumlah daerah. Aksi unjuk rasa itu disuarakan menyikapi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat.
“Pasca reformasi, presiden dipilih langsung oleh via pemilu. Maka tidak bisa jatuhkn presiden tanpa pemilu atau via pemakzulan yang terlalu sulit di DPR dan MPR jika ada bukti yang sah di MK,” kata Jimly Asshiddiqie dalam cuitan pada media sosial X, Jumat (19/6).
Baca Juga:Gandeng IM3 Platinum, Ini 3 Langkah Strategis PGRI Jatim Cetak 1 Juta Guru Mahir Koding & AI
Menurut Jimly, mekanisme pemakzulan terhadap presiden memang tersedia dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Namun, proses tersebut memiliki syarat yang sangat ketat dan harus didasarkan pada bukti hukum yang sah, serta melalui tahapan konstitusional yang melibatkan DPR, MK, dan MPR.
Ia pun mengingatkan, perbedaan pandangan politik terhadap pemerintahan yang sedang berkuasa sebaiknya disalurkan melalui kritik terhadap gagasan maupun kebijakan yang dijalankan, bukan melalui upaya menjatuhkan presiden di luar mekanisme yang telah diatur konstitusi.
Baca Juga:3 Weton yang Punya Rezeki Lancar di Tahun 2026 Menurut Primbon, Hartanya Siap-Siap Menggunung
“Maka siapa saja yang tidak suka Prabowo-Gibran sekarang pusatkan saja kritik ide dan kebijakan, bukan untuk jatuhkan,” pungkasnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
