
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Trenggono menyidak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah dan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jakarta Pusat, pada Senin (13/7)/(Istimewa)
JawaPos.com - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Trenggono menyidak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa sekolah dan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jakarta Pusat, pada Senin (13/7).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya BGN memastikan program berjalan sesuai standar, mulai dari kualitas menu, keamanan pangan, hingga proses distribusi kepada para penerima manfaat usai libur panjang anak sekolah.
Adapun peninjauan dilakukan di SDN Cikini 01, SDN Cikini 02, SMA Muhammadiyah 1, SPPG Jakarta Pusat Menteng Peganggsaan 1, dan SPPG Jakarta Pusat Johar Baru Kampung Rawa 2.
Trenggono menegaskan bahwa program MBG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi anak, tetapi juga diharapkan mampu menciptakan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, penyediaan bahan baku perlu memprioritaskan potensi pangan lokal dan melibatkan pelaku usaha di sekitar wilayah pelaksanaan program.
"Program Makan Bergizi Gratis harus menjadi penggerak ekosistem pangan di daerah. Kita perlu memanfaatkan buah-buahan lokal yang kualitasnya yang berkualitas, mengurangi ketergantungan pada bahan baku produksi pabrikan, serta mengutamakan pasokan dari UMKM. Dengan demikian, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh para penerima manfaat, tetapi juga oleh petani, pelaku usaha, dan masyarakat di sekitar," ujar Trenggono.
Lebih lanjut, Trenggono mengingatkan bahwa kualitas gizi tetap menjadi prioritas utama dalam setiap menu yang disajikan. Menu harian perlu mengandung protein hewani secara konsisten sebagai salah satu komponen penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia sekolah.
"Kami ingin memastikan setiap anak memperoleh asupan gizi yang lengkap dan seimbang. Karena itu, menu berbahan protein hewani, termasuk daging, perlu diupayakan tersedia secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan standar keamanan pangan, kecukupan gizi, dan ketersediaan bahan baku di masing-masing daerah," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022