Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2026 | 01.23 WIB

Merasa Diserang Terkait Program MBG, Prabowo: Memberi Makan Anak dan Ibu Hamil Dianggap Pemborosan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Senin (20/7). (Istimewa) - Image

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan taklimat pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Senin (20/7). (Istimewa)

JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto menanggapi kritik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintahannya. Menurut Prabowo upaya memberikan makanan bergizi kepada anak-anak, ibu hamil, dan lansia justru kerap dianggap sebagai bentuk pemborosan.

Prabowo mengatakan dirinya dan jajaran pemerintah mendapat serangan karena menjalankan program tersebut.

"Saudara-saudara saya diserang karena ingin memberi makan bergizi untuk anak-anak Indonesia, memberi makan untuk anak-anak Indonesia, untuk ibu-ibu hamil, untuk lansia dianggap pemborosan," kata Prabowo dalam taklimatnya pada Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Senin (20/7).

Ia menilai kritik terhadap program MBG tidak sebanding dengan sorotan terhadap kebocoran kekayaan nasional yang terjadi selama puluhan tahun. Hal yang membuat anomali, kata Prabowo, tidak ada pakar yang mengkritisi kebocoran tersebut.

"Tapi ribuan triliun yang menguap yang pergi dari bumi Indonesia tiap tahun selama 34 tahun tidak ada komentar, tidak ada pakar yang protes, tidak ada investigasi," ujarnya.

Prabowo menegaskan program MBG semata ditujukan untuk mengatasi persoalan gizi, termasuk stunting yang masih dialami sebagian anak Indonesia. Ia juga menyinggung masih banyak anak yang datang ke sekolah tanpa asupan makanan yang memadai.

"Kita mau beri makan kepada anak yang jelas-jelas minimal seperempat anak-anak kita stunting, sebagian besar juga banyak yang tidak makan di sekolah. Kita dituduh pemborosan," tuturnya.

Menurut Prabowo, sejumlah pihak bahkan mengaitkan program tersebut dengan potensi memburuknya kondisi ekonomi nasional.

"Kita dibilang ekonomi mau collapse, harga saham akan ambruk, mata uang akan melemah alasannya karena boros," tegasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore