
Program pencegahan stunting menjadi bagian dari pelaksanaan semangat Swadharma Bhakti Nagara dalam peringatan hari ulang tahun ke-80 BNI. (Istimewa)
JawaPos.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat program pencegahan stunting melalui sejumlah inisiatif sosial sepanjang 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi perseroan dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak dan mendukung terwujudnya generasi Indonesia Emas 2045.
Program itu dijalankan melalui payung tanggung jawab sosial dan lingkungan BNI Berbagi. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sejak awal 2026 dan akan berlanjut hingga akhir tahun dengan menyasar pemenuhan gizi, edukasi keluarga, sanitasi, serta penguatan layanan kesehatan masyarakat.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, pencegahan stunting menjadi salah satu fokus program sosial perseroan karena tumbuh kembang anak pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan menjadi fondasi penting bagi kualitas sumber daya manusia.
"BNI percaya setiap anak Indonesia berhak memperoleh awal kehidupan yang sehat agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal," ujar Okki dalam keterangan tertulis bertepatan dengan momentum Hari Anak Nasional 2026.
Menurut dia, pemenuhan hak anak atas kesehatan, gizi, dan pengasuhan yang memadai membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat.
"Melalui BNI Berbagi, kami terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari kontribusi kami dalam mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045," katanya.
Salah satu program yang dijalankan adalah Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting atau GENTING di Provinsi Riau. Program tersebut dilaksanakan bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional.
BNI juga mengimplementasikan Program Desa Sehat Bebas Stunting di empat desa di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Program itu menggabungkan intervensi pemenuhan gizi dengan edukasi keluarga, perbaikan sanitasi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, serta peningkatan kondisi lingkungan hunian.
Pendekatan tersebut diarahkan agar penanganan stunting tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan pangan, tetapi juga menyentuh faktor lingkungan, pola pengasuhan, dan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
"Sejalan dengan semangat Hari Anak Nasional, kami berharap semakin banyak anak Indonesia memperoleh kesempatan untuk tumbuh sehat, berkembang secara optimal, dan menjadi generasi unggul," kata Okki.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
