
Ilustrasi kegiatan dapur SPPG di Kota Malang. (Radar Malang)
JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) Tak hanya melakukan penertiban terhadap pegawai. BGN juga menindak dapur MBG yang tidak memenuhi standar operasional.
Kapala BGN Sudaryono mengungkapkan, per 27 Juli 2026 sebanyak 833 dapur MBG telah disuspensi atau ditutup permanen.
Jumlah tersebut terdiri atas 98 dapur di wilayah I (Sumatra), 311 dapur di wilayah II (Jawa dan Madura), serta 424 dapur di wilayah III (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, NTB, NTT, Papua).
"Dapur yang disuspen secara permanen ini itu bukan kayak yang lalu. Misalnya dulu kan disuspen tapi tetap dibayar. Kalau ini udah suspen, tutup, nggak dibayar. Ini betul-betul adalah suspen karena pelanggaran," ujarnya saat konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7).
Mengenai penyebab utama penutupan dapur, Sudaryono menyebut sebagian besar berkaitan dengan masalah higienitas dan sanitasi yang berpotensi membahayakan penerima manfaat.
"Kemudian IPAL-nya, jadi yang tidak meet terhadap apa yang menjadi requirement itu yang kemudian kita minta, kita kasih tenggat waktu untuk diperbaiki tapi tidak diperbaiki, maka kami suspen secara permanen," jelas pria yang akrab disapa Mas Dar itu.
Sudaryono memastikan bahwa meski wilayah III paling banyak terdampak suspend permanen, bukan berarti semuanya merupakan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Dia memastikan bahwa dapur yang ditutup permanen itu saat beroperasi telah melanggar standar yang telah ditentukan oleh BGN.
"Intinya dapur yang beroperasi kemudian dia tidak meet terhadap standar yang kita tentukan, dan itu kemudian kita hentikan, karena taruhannya nyawa," ungkapnya.
Baca Juga:Jawab Keluhan Mitra SPPG 3T, Bos Baru BGN Sudaryono Janji Cari Skema Penyelesaian Pembayaran
Terhadap jumlah penerima manfaat yang terdampak, Sudaryono mengatakan akan membuat formula agar penerima manfaat bisa dilindungi.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
