Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Juli 2026 | 17.13 WIB

Kepala Bakom Qodari Respons Kemunculan Kabinet Bayangan: Silakan Kritik, Asal Pakai Data

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Mohammad Qodari menanggapi pembentukan Kabinet Bayangan, Surabaya, Selasa (28/7). (Novia Herawati/ JawaPos.com) - Image

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Mohammad Qodari menanggapi pembentukan Kabinet Bayangan, Surabaya, Selasa (28/7). (Novia Herawati/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI), Muhammad Qodari menanggapi kabar munculnya Kabinet Bayangan yang dibentuk Koalisi Masyarakat Sipil.

Melansir laman kabinetbayangan.id, Kabinet Bayangan dibentuk untuk mengawasi jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka, serta menyusun alternatif kebijakan berbasis riset.

“Kita menghargai semua masukan, semua saran, yang penting nanti (Kabinet Bayangan menyampaikan saran bagi pemerintah) pakai data ya," ujar Qodari saat kunjungan kerja di Surabaya, Selasa sore (28/7) kemarin.

Mantan Kepala Staf Kepresidenan itu menyatakan pemerintah tak mengambil pusing. Pemerintah juga tidak melarang pembentukan Kabinet Bayangan yang diisi oleh figur-figur dari kalangan akademisi, pegiat, hingga profesional.

Selain harus didasari dengan data akurat, Qodari berharap Kabinet Bayangan tidak hanya menyoroti sisi negatif, tetapi juga mengapresiasi kebijakan-kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran, yang berdampak positif bagi masyarakat.

“Jadi (kebijakan pemerintah) yang bagus diapresiasi, yang bagus juga diangkat, yang bagus juga dikomentarin. Jangan hanya yang kurang-kurang, termasuk (program) Sekolah Rakyat ini,” imbuhnya.

Menurut Qodari, program Sekolah Rakyat yang dijalankan Kementerian Sosial (Kemensos) sukses memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin yang sebelumnya kesulitan memperoleh pendidikan yang layak.

“Untuk membangun Sekolah Rakyat ini, teman-teman semua bisa melihat bagaimana luar biasanya fasilitas pendidikan yang dibangun oleh Presiden Prabowo dan kabinet untuk pendidikan masyarakat di Indonesia,” ucapnya.

Sebagai informasi, Kabinet Bayangan yang dibentuk Koalisi Masyarakat Sipil diinisiasi oleh Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari dan Ahmad Jilul Qur'ani Farid dari Masyarakat Transparansi Indonesia.

Bertepatan dengan peringatan Hari Keadilan Internasional, 17 Juli 2026, panitia seleksi Kabinet Bayangan mengumumkan 15 tokoh yang terpilih untuk mengisi formasi kabinet tersebut.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore