
Murid bertugas membawa MBG Melintas di ruang kelas yang rusak di SD Negeri Sendangmulyo 03, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (28/7/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com - Prioritas program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan berubah, tak lagi sekadar mengejar pemerataan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan pihaknya akan memprioritaskan pelaksanaan MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. Itu menjadibagian upaya mempercepat penanganan masalah gizi nasional.
Menurut Mas Dar, sapaan akrabnya, penentuan wilayah prioritas dilakukan berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan saat ini tengah disinkronkan oleh BGN.
"Sudah ada wilayahnya, provinsi mana, kabupaten mana, kecamatan mana, hingga desanya. Saat ini data tersebut sedang kami sinkronkan sehingga daerah yang menjadi prioritas dapat segera kami fokuskan. Terutama wilayah yang memiliki angka stunting tinggi," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Jumat (31/7).
Dia menjelaskan bahwa fokus penanganan tidak hanya mencakup wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), tetapi juga daerah lain yang memiliki prevalensi stunting tinggi.
Ia menyebut, selain Papua dan Nusa Tenggara Timur (NTT), ada sejumlah kabupaten di Sumatra dan Jawa yang juga memiliki angka stunting cukup tinggi. sehingga memerlukan intervensi gizi secara cepat melalui Program MBG.
"3T ini sama dengan angka stuntingnya tinggi. Enggak hanya di Papua, tapi juga di NTT, di beberapa wilayah yang lain termasuk. Ada beberapa temuan di beberapa kaupaten di Jawa, ada yang memang angka stuntingnya cukup tinggi," tambahnya.
BGN menargetkan program MBG dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan agar intervensi gizi diberikan secara tepat sasaran.
Khususnya bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B) di daerah dengan tingkat stunting tinggi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022