
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa bumi yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Penanganan difokuskan pada evakuasi dan keselamatan warga, distribusi bantuan, pembukaan akses wilayah yang terputus, serta pemulihan konektivitas dan layanan dasar masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah untuk bekerja secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi. Sejumlah pejabat pemerintah pusat juga ditugaskan menuju Labuan Bajo dan Maumere guna memastikan penanganan di lapangan berjalan optimal.
“Pemerintah bergerak cepat. Yang paling utama adalah memastikan masyarakat terdampak mendapatkan pertolongan, bantuan, dan layanan yang dibutuhkan. Akses menuju wilayah terdampak juga harus segera dipastikan agar proses penanganan darurat tidak terhambat,” kata Menko AHY dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8).
Dari aspek infrastruktur, AHY telah meminta Kementerian Pekerjaan Umum mengerahkan seluruh sumber daya yang dibutuhkan untuk membuka kembali akses yang terputus sekaligus memulihkan konektivitas dan pelayanan dasar.
“Konektivitas adalah prioritas, karena tanpa akses, bantuan tidak akan sampai. Karena itu, jalan yang terdampak harus segera ditangani agar mobilitas petugas, bantuan logistik, dan masyarakat tetap dapat berlangsung,” ucap AHY.
Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT kini menangani 12 titik longsoran yang mengganggu akses jalan. Sebanyak tiga titik berada di ruas Ruteng–KM 210, satu titik di ruas KM 210–Batas Kabupaten Manggarai, sedangkan delapan titik lainnya terdapat di ruas Aegela–Batas Kota Ende.
Dalam mempercepat pembersihan material longsor, sejumlah alat berat, seperti loader dan excavator, telah diterjunkan ke lokasi. Pekerjaan dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas karena potensi gempa susulan masih menjadi perhatian.
Selain akses transportasi, kata AHY, pemerintah juga memprioritaskan pemulihan layanan dasar, khususnya ketersediaan air bagi masyarakat. Kementerian PU terus melakukan pemeriksaan terhadap infrastruktur sumber daya air yang berada di wilayah terdampak.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan Bendungan Napungete, Waerita, dan Mbay secara visual masih dalam kondisi baik. Meski demikian, pemeriksaan teknis yang lebih menyeluruh tetap dilakukan untuk memastikan tingkat keamanan infrastrukturnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022