
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (BEM FH UI) Anandaku Dimas Rumi Chattaristo. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Aksi demonstrasi mahasiswa diwarnai dugaan intimidasi setelah 24 kopaja yang telah disewa dibatalkan secara sepihak, Selasa (18/8) pagi.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (BEM FH UI) Anandaku Dimas Rumi Chattaristo mengungkapkan, 24 bus Kopaja yang rencananya mengangkut massa aksi mendadak dibatalkan pada pagi hari menjelang unjuk rasa.
Akibat pembatalan sepihak tersebut, sejumlah mahasiswa terpaksa mengalihkan mobilitas menggunakan angkutan kota (angkot) untuk tetap mencapai lokasi aksi.
Informasi yang beredar di lapangan menduga adanya surat imbauan yang memicu pembatalan tersebut, meski kebenarannya masih memerlukan konfirmasi resmi dari Kementerian Perhubungan.
"Tiba-tiba di-cancel semua Kopajanya dan kita enggak tahu kenapa. Ada kabar seperti itu, silakan dikonfirmasi ke Kementerian Perhubungan untuk mengeluarkan pernyataan," ujar Dimas saat aksi di jalan MH Thamrin, Selasa (18/8).
Merespons tudingan bahwa aksi mahasiswa kerap memicu kericuhan, pihak BEM UI menegaskan komitmennya untuk menjaga unjuk rasa tetap damai. Dimas menepis stigma tersebut dan menyatakan bahwa mahasiswa murni bergerak untuk menuntut perbaikan tata kelola pemerintahan dan keadilan sosial.
"Kami bisa pastikan bahwa kalaupun ada yang rusuh, itu bukan mahasiswa. Jika kita semua adalah masyarakat yang resah, kita pasti hanya ingin menyampaikan suara dan menuntut perbaikan," tegas Dimas.
Selain pembatalan armada transportasi, koordinasi antarkampus juga disinyalir menghadapi tantangan berupa dugaan tekanan.
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia (BEM FIB UI) M. Lintang Kharisma Azzim menyoroti adanya kekhawatiran terkait potensi ancaman di lingkup akademis bagi mahasiswa yang hendak ikut demonstrasi.
"Yang kita takutkan bukan sekadar bentuk intimidasi dan ancaman biasa, tapi lebih daripada itu, yaitu ancaman akademik. Tapi alhamdulillah, dari kami di UI tidak ada bentuk ancaman tersebut sama sekali," ungkap Lintang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022