Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Agustus 2026 | 22.58 WIB

Kemenhub Buka Peluang Tunda-Batalkan Penerbangan di Kalimantan, Efek Karhutla

Sejumlah penumpang menunggu keberangkatan pesawat di terminal tunggu penumpang Bandara Supadio Pontianak, karena pesawat yang akan mereka tumpangi mengalami delay akibat gangguan asap karhutla, Jumat (21/8/2026). (ANTARA/Jessica Helena Wuysang) - Image

Sejumlah penumpang menunggu keberangkatan pesawat di terminal tunggu penumpang Bandara Supadio Pontianak, karena pesawat yang akan mereka tumpangi mengalami delay akibat gangguan asap karhutla, Jumat (21/8/2026). (ANTARA/Jessica Helena Wuysang)

JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) buka peluang menunda atau bahkan membatalkan penerbangan pesawat di Kalimantan, jika asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengganggu penerbangan.

Dirjen Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan, pihaknya terus memantau dampak dari karhutla di Kalimantan dan dampaknya terhadap operasional penerbangan di sejumlah bandara. 

Ia menjelaskan, jarak pandang menjadi salah satu faktor penting dalam keselamatan penerbangan.

Apabila jarak pandang berada di bawah batas operasional yang dipersyaratkan, penerbangan dapat ditunda, dialihkan, bahkan dibatalkan.

 “Keselamatan penerbangan merupakan prioritas utama. Operator wajib melakukan penyesuaian apabila kondisi jarak pandang tidak memenuhi persyaratan. Kami terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Lukman dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (21/8).

Sejumlah Penerbangan dari dan ke Kalimantan Terdampak Karhutla

Lukman mengatakan, asap tebal sudah berdampak pada operasional Bandara Singkawang (SKJ) dan menyebabkan pembatalan sejumlah penerbangan.

Pada 16 Agustus lalu, dengan jarak pandang sekitar 3.000 meter, penerbangan TransNusa terdampak dengan jumlah 174 penumpang rute Bandara Soekarno Hatta (CGK) – Bandara Singkawang (SKJ) dan 153 penumpang SKJ-CGK.

Di hari yang sama, Super Air Jet terdampak dengan 180 penumpang rute CGK-SKJ dan 87 penumpang SKJ-CGK.

Pada 18 Agustus, jarak pandang sekitar 2.000 meter, TransNusa terdampak masing-masing 174 penumpang pada rute CGK-SKJ dan SKJ-CGK, sedangkan Super Air Jet masing-masing 180 dan 179 penumpang.

 Pada 19 Agustus, jarak pandang sekitar 2.500 meter, TransNusa terdampak masing-masing 164 dan 165 penumpang pada rute CGK-SKJ dan SKJ-CGK, sementara Super Air Jet masing-masing 180 penumpang pada kedua rute tersebut.

Penumpang terdampak memperoleh kompensasi berupa full refund dan perubahan tanggal penerbangan secara gratis hingga tujuh hari ke depan, sesuai kebijakan maskapai.

Sedangkan di Kalimantan Timur, tujuh bandara juga dipantau. Yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, A.P.T. Pranoto, Kalimarau, Nusantara, Datah Dawai, Maratua, dan Melalan.

Bandara Nusantara, Datah Dawai, Maratua, dan Melalan dimastikan masih beroperasi normal, sementara bandara lainnya terus dipantau.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore