
Kepala BGN Sudaryono. (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat aturan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dapur SPPG dilarang beroperasi jika tiga unsur pimpinan yang bertanggung jawab tidak hadir secara bersamaan pada jam operasional.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, aturan tersebut dibuat untuk memastikan pengawasan dan pelaksanaan standar operasional prosedur (SOP) di dapur SPPG berjalan selama proses produksi makanan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga:Ada Demo AMPB Pati di DPR, Ini 11 Rute Transjakarta yang Dialihkan dan Dihentikan Sementara
Menurut dia, Kepala SPPG harus berada di lokasi saat dapur beroperasi. Jika berhalangan hadir, posisi tersebut digantikan oleh ahli gizi atau pengawas gizi.
"Jadi di jam operasional dapur, kalau Kepala SPPG misalnya dia sakit, atau dia izin karena tidak bisa, misalnya kan ada ya kan orang mungkin mengajukan cuti dan lain-lain, kan boleh. Tidak bisa hadir di tempat, maka yang berikutnya mimpin adalah ahli gizinya. Pengawas gizinya," kata Sudaryono di Kemenko Pangan, Rabu (26/8).
Jika ahli gizi juga tidak dapat hadir, posisi pimpinan operasional selanjutnya diambil oleh akuntan. Namun, Sudaryono menegaskan terdapat batasan dalam mekanisme penggantian tersebut.
Apabila ketiga unsur pimpinan itu tidak dapat hadir pada waktu yang sama, dapur SPPG tidak diperbolehkan memasak.
Baca Juga:Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
"Saya ulangi. Jadi ini namanya rantai komando kan. Nah, komandannya nggak bisa, wakilnya. Wakilnya nggak bisa, wakilnya lagi. Kalau tiga-tiga pemimpin ini nggak bisa hadir di jam operasional, maka dapur tidak boleh eh operasional," tegas Sudaryono.
Sudaryono menjelaskan, pengetatan aturan tersebut tidak terlepas dari evaluasi terhadap sejumlah kasus gangguan kesehatan dan keracunan makanan yang terjadi dalam pelaksanaan MBG.
Dia menyebut, dalam banyak kasus tersebut, SOP disebut tidak dijalankan sebagaimana mestinya. SOP yang dimaksud antara lain berkaitan dengan penyimpanan makanan dan penggunaan perlengkapan saat mengolah makanan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022