Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 September 2026 | 22.16 WIB

Kapolri Cerita Ikut Pramuka Sejak SD hingga SMA di Hadapan Ribuan Peserta PUI

Peserta Pramuka PUI mengalungkan kenang-kenangan ke Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri apel kebangsaan kemah nasional di Sukabumi, Kamis (3/9). (Mabes Polri) - Image

Peserta Pramuka PUI mengalungkan kenang-kenangan ke Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri apel kebangsaan kemah nasional di Sukabumi, Kamis (3/9). (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengenang pengalamannya menjadi anggota Pramuka sejak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Cerita tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka Persatuan Ummat Islam (PUI) 2026 di Selabintana Camping Ground, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (3/9/2026).

Di hadapan ribuan anggota Pramuka dan keluarga besar PUI, Kapolri yang menyapa peserta dengan sebutan “adik-adik Pramuka” mengaku memiliki kedekatan tersendiri dengan Gerakan Pramuka.

“Kakak Kapolri ini juga menjadi salah satu anggota Pramuka, mulai dari SD, dari Siaga, sampai dengan SMA saya ikut Gerakan Pramuka,” kata Kapolri.

Pengalaman tersebut membuat pertemuannya dengan peserta Kemah Nasional Pramuka PUI menjadi momentum nostalgia sekaligus kebahagiaan tersendiri. Kapolri menilai pilihan generasi muda bergabung dengan Pramuka merupakan langkah tepat untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Menurut Kapolri, Pramuka bukan sekadar tempat berkumpul dan berkegiatan. Gerakan tersebut menjadi wadah untuk membentuk karakter, kedisiplinan, keterampilan, kepedulian, semangat gotong royong, serta kemampuan bersosialisasi.

Bekal tersebut dinilai bermanfaat ketika anggota Pramuka memasuki dunia pendidikan, pekerjaan, maupun kehidupan bermasyarakat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolri juga mencontohkan sejumlah pejabat Polri yang pernah mengikuti Pramuka dan kini menjadi perwira tinggi. Ia menyampaikan bahwa pengalaman dan nilai-nilai yang diperoleh selama mengikuti Pramuka dapat menjadi bekal untuk meraih cita-cita.

“Saya yakin bahwa di hadapan saya ini adalah adik-adik pilihan yang sudah benar memilih Gerakan Pramuka sebagai salah satu wadah untuk mempersiapkan diri sebagai generasi-generasi penerus di masa yang akan datang,” ujarnya.

Kapolri kemudian mengingatkan tantangan generasi muda semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Kemudahan memperoleh informasi dan pengetahuan harus dimanfaatkan untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta menghasilkan berbagai hal positif.

Namun, kemajuan teknologi juga membawa berbagai risiko. Kapolri meminta generasi muda mewaspadai judi online, narkoba, tawuran, keterlibatan dalam geng, berbagai bentuk kejahatan, serta penyebaran paham negatif melalui media sosial.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore