Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 September 2026 | 17.21 WIB

Hasil Penyisiran 27 Ribu Dapur MBG, Kepala BGN:  Setengahnya Belum Lolos SPS Kedua

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono bersama para wakil kepala dan sejumlah pejabat utama BGN menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono bersama para wakil kepala dan sejumlah pejabat utama BGN menyampaikan paparan saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap hasil penyisiran terhadap 27.022 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dari jumlah tersebut, baru 13.761 SPPG atau sekitar separuh yang mendapatkan Surat Penetapan Sementara (SPS) kedua, sementara sisanya masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan, penerbitan SPS kedua dilakukan setelah pihaknya melakukan validasi ulang terhadap seluruh SPPG yang sebelumnya telah mendapatkan SPS pertama.

"Bulan lalu kami telah mengeluarkan surat penetapan penerimaan manfaat sementara yang pertama atau kami sebut SPS 1 kepada 27.022 SPPG yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Sudaryono melalui pernyataannya di akun instagram resminya, @sudaru_sudaryono, Jumat (11/9).

Menurut dia, evaluasi ulang mencakup sejumlah aspek penting dalam penyelenggaraan dapur MBG. Di antaranya ketepatan sasaran penyaluran, kepatuhan terhadap tata kelola, akuntabilitas laporan keuangan, hingga keamanan dan kualitas gizi makanan yang diproduksi.

Hasil evaluasi tersebut membuat jumlah penerima SPS kedua turun menjadi sekitar separuh dari penerima SPS pertama. BGN mencatat 13.761 SPPG atau sekitar 50 persen dari 27.022 SPPG yang sebelumnya menerima SPS pertama telah dinyatakan memenuhi hasil validasi awal.

"Yang kemudian ini adalah hasil dari validasi-validasi ulang yang telah kami lakukan," katanya.

Sudaryono menegaskan, SPPG yang telah menerima SPS kedua tetap diminta meningkatkan kinerja. Status tersebut bukan berarti proses evaluasi berhenti, melainkan menjadi dasar agar pelaksanaan MBG di masing-masing dapur terus diperbaiki.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore