Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 September 2026 | 20.27 WIB

Kapolri Dorong Perusahaan Jadikan Buruh Aset, Mitra, dan Bagian Keluarga

Kapolri saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). (Mabes Polri) - Image

Kapolri saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026). (Mabes Polri)

JawaPos.com - Kapolri mendorong perusahaan mengubah cara pandang terhadap buruh dengan menempatkan pekerja sebagai aset, mitra, sekaligus bagian dari keluarga perusahaan. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

Acara yang mengusung tema “Hubungan Industrial, Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi” itu dihadiri sekitar 2.000 pekerja dari sekitar 1.200 perusahaan di Kawasan Industri MM2100.

“Jadikan buruh sebagai aset, mitra, dan bagian dari keluarga perusahaan,” ujar Kapolri.

Menurut Kapolri, perubahan cara pandang tersebut diperlukan untuk membangun hubungan industrial yang sehat. Keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan buruh dinilai perlu berjalan beriringan, bukan ditempatkan sebagai dua kepentingan yang saling bertentangan.

Perusahaan membutuhkan pekerja yang produktif dan berkualitas agar dapat bertahan serta berkembang. Sementara itu, buruh membutuhkan perusahaan yang sehat untuk mendapatkan kepastian kerja dan meningkatkan kesejahteraan.

Kebutuhan menjaga keseimbangan tersebut semakin penting di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang memberikan tekanan terhadap dunia usaha dan sektor ketenagakerjaan. Pemerintah, pengusaha, investor, dan pekerja pun didorong memperkuat komunikasi serta kolaborasi.

Kapolri turut mengapresiasi perjuangan FSPMI yang semakin mengedepankan silaturahmi dan dialog bersama pemerintah serta kalangan pengusaha. Perbedaan kepentingan dalam hubungan industrial diharapkan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.

Pendekatan tersebut juga diterapkan dalam pembahasan Cipta Kerja yang diawali melalui pertemuan antara serikat buruh dan asosiasi pengusaha. Langkah itu dinilai sebagai upaya mencari titik temu dengan tetap berpegang pada regulasi dan perlindungan hak pekerja.

Konsolidasi Akbar FSPMI juga dihadiri unsur serikat pekerja, pengusaha, APINDO, pemerintah daerah, pengelola kawasan industri, hingga jajaran Polri.

Di sisi lain, pemerintah terus mendorong hilirisasi dan investasi untuk menciptakan lapangan kerja baru. Kekayaan sumber daya alam dan besarnya pasar domestik Indonesia disebut menjadi modal untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore