Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 September 2026 | 22.35 WIB

Bukan Sekadar Kapal Tua, Ini Faktor yang Harus Diperiksa dalam Kecelakaan KMP Virgo Transport 8 

Foto udara Helikopter Basarnas perlihatkan kondisi kapal Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa. (Basarnas) - Image

Foto udara Helikopter Basarnas perlihatkan kondisi kapal Virgo Transport 8 yang terbalik di Laut Jawa. (Basarnas)

JawaPos.com - Kecelakaan KMP Virgo Transport 8 tidak semestinya langsung dikaitkan dengan usia kapal. Wakil Ketua Forum Transportasi Laut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Rakhmatika Ardianto meminta semua pihak menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebelum menyimpulkan penyebab kecelakaan.

Rakhmatika mengatakan pemeriksaan menyeluruh diperlukan untuk mengetahui faktor yang benar-benar berkontribusi terhadap kecelakaan. Menurut dia, usia kapal memang penting sebagai informasi, tetapi tidak dapat dijadikan jawaban tunggal sebelum kondisi teknis dan rangkaian kejadian diperiksa.

“Jangan sampai istilah kapal tua menjadi jawaban instan setiap kali terjadi kecelakaan. Tahun pembuatan memang merupakan informasi penting, tetapi bukan kesimpulan penyebab. Kita harus memberi ruang kepada KNKT memeriksa fakta, bukan mendahuluinya dengan asumsi,” ujar dia melalui keterangannya. 

Ia juga menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa kepada korban serta keluarga yang terdampak. Penanganan korban, kata dia, harus tetap menjadi prioritas, sementara evaluasi keselamatan dilakukan secara objektif agar menghasilkan perbaikan yang tepat.

Kapal tua belum tentu tidak laik

Rakhmatika menjelaskan, industri perkapalan tidak mengenal istilah umur teknis kapal dalam pengertian bahwa kapal otomatis tidak layak digunakan setelah mencapai usia tertentu. Yang lebih relevan adalah umur ekonomis, yakni periode ketika biaya mempertahankan kapal masih dinilai layak secara bisnis.

Komponen kapal dapat diperbaiki, diperbarui, atau diganti sehingga usia kalender kapal tidak selalu mencerminkan kondisi teknisnya.

“Kapal berbeda dengan manusia. Pelat, mesin, pipa, dan berbagai sistemnya dapat diperbaiki atau diganti. Walaupun usia kalendernya terus bertambah, tetapi kondisi teknis komponennya dapat dipulihkan melalui perawatan dan pembaruan," jelasnya.

Dalam sistem klasifikasi, kondisi kapal juga diperiksa secara berkala. Pemeriksaan tersebut antara lain mencakup potensi korosi, keretakan, deformasi, hingga kelelahan struktur.

Temuan yang membutuhkan perbaikan harus ditindaklanjuti sesuai persyaratan dan tenggat yang ditentukan agar kapal tetap memenuhi ketentuan kelas.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore