Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 September 2026 | 07.48 WIB

Perdana, Ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat MTQ Nasional 2026 Diikuti 28 Peserta Tuli

MTQ Nasional XXXI di Semarang, membuka ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW). (Istimewa) - Image

MTQ Nasional XXXI di Semarang, membuka ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW). (Istimewa)

JawaPos.com - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, untuk pertama kalinya membuka ekshibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu Wicara (PDSRW) atau Tuli yang diikuti 28 peserta dari sembilan provinsi.

”Kami merasa sangat berbahagia dan tentu sangat bangga. Penyelenggaraan MTQ Nasional ke-31 di Semarang telah melahirkan tradisi baru, sebuah sunnah hasanah, yaitu ekshibisi Tartil Al Quran Isyarat bagi penyandang disabilitas sensorik rungu wicara,” ujar Dirjen Bimas Islam Kemenag Abu Rokhmad seperti dilansir dari Antara.

Abu mengatakan, ekshibisi tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan MTQ yang inklusif dan memberikan ruang yang setara bagi penyandang disabilitas.

Menurut dia, penyelenggaraan ekshibisi tidak hanya penting bagi komunitas tuli, tetapi juga menjadi momentum bagi semua pihak untuk membangun layanan keagamaan yang semakin inklusif.

Kesempatan mempelajari Al-Qur’an harus terbuka bagi semua orang tanpa terkecuali. Al-Qur’an merupakan petunjuk bagi semua.

”Karena itu, tidak boleh ada seorang pun yang kehilangan kesempatan mempelajari Al Quran karena kondisi fisik, sosial ekonomi, ataupun geografis,” kata Abu Rokhmad.

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag Muchlis M. Hanafi menjelaskan, penyelenggaraan ekshibisi bagian dari perjalanan panjang standardisasi Mushaf Al-Qur’an Isyarat di Indonesia.

Menurut dia, pada 2020 sejumlah komunitas Tuli Muslim menyampaikan aspirasi agar tersedia standar bersama dalam membaca Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat.

Aspirasi itu kemudian ditindaklanjuti melalui lokakarya, penelitian, serta proses kolaboratif yang melibatkan pentashih mushaf, akademisi, praktisi bahasa isyarat, guru, dan komunitas tuli dari berbagai daerah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore