
Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi menyikapi peristiwa banjir bandang atau galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Senin (21/9) malam (Istimewa)
JawaPos.com - Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat pada Senin (21/9) malam. Bencana tersebut membawa material lumpur, batu, kayu, hingga longsoran yang menerjang Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.
Derasnya arus juga berdampak terhadap akses utama Solok–Padang. Jalur tersebut untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan sehingga pengguna jalan diarahkan melewati rute alternatif.
Selain kawasan perkantoran pemerintah, sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga turut terdampak. Petugas gabungan masih melakukan penanganan serta pendataan untuk mengetahui dampak bencana secara lebih menyeluruh.
Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi menyampaikan keprihatinan atas bencana yang melanda Arosuka. Dia meminta seluruh unsur terkait bergerak cepat untuk menyelamatkan warga.
“Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Jangan sampai kita terlambat bertindak ketika warga masih menghadapi ancaman. Evakuasi, pertolongan, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas bersama," kata Athari Gauthi Ardi kepada wartawan Selasa (22/9).
Athari mengingatkan agar penanganan bencana tidak semata-mata diarahkan pada pembersihan material banjir maupun perbaikan infrastruktur. Menurut dia, keselamatan warga di wilayah terdampak harus menjadi perhatian pertama dalam setiap langkah penanganan.
“Saya meminta seluruh unsur yang terlibat untuk benar-benar memastikan tidak ada warga yang tertinggal, terutama anak-anak, lansia, perempuan, dan masyarakat yang membutuhkan pertolongan. Infrastruktur bisa kita bangun kembali, kantor bisa diperbaiki, jalan bisa dibersihkan. Tetapi keselamatan dan nyawa manusia tidak bisa digantikan," tegasnya.
Dia juga meminta pemerintah daerah meningkatkan koordinasi bersama BPBD, TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta unsur terkait lainnya. Penyisiran di kawasan terdampak dinilai perlu dilakukan untuk memastikan kondisi warga.
“Jangan anggap kondisi sudah aman hanya karena air mulai surut. Potensi banjir bandang atau longsor susulan harus diantisipasi. Masyarakat yang berada di titik rawan harus mendapatkan informasi yang jelas dan diarahkan ke tempat yang benar-benar aman," ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022