Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 September 2026 | 01.02 WIB

Jenazah Kru Kapal Pembawa 5 Jurnalis DItemukan, Operasi SAR Dilanjutkan Dengan Patroli Rutin

Sejumlah jurnalis foto yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama dan menyalakan lilin di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/09/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos) - Image

Sejumlah jurnalis foto yang tergabung dalam Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama dan menyalakan lilin di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (11/09/2026). (Hanung Hambara/ Jawa Pos)

JawaPos.com - Meski jenazah kru kapal Arupadhatu 1 atas nama Surakman sudah teridentifikasi, Kantor SAR Banten tidak langsung memutuskan untuk membuka kembali operasi SAR yang sudah ditutup pada hari ke-10 pencarian.

Menurut Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad, keputusan tersebut diambil karena operasi SAR sudah berlangsung selama 7 hari dan telah diperpanjang selama 3 hari. Namun tidak kunjung membuahkan hasil.

”Pencarian ulang dan tidak (5 jurnalis dan 2 kru kapal yang masih hilang) , seperti yang kami sampaikan tadi. Secara aturan pencarian kami itu terlaksana selama 7 hari. Selama 7 hari kami sudah perpanjang 3 hari,” kata Al Amrad pada Rabu (23/9).

Berdasar data dari pihak kepolisian, baik Polda Banten maupun Polda Bengkulu, jenazah Mr X yang belakangan teridentifikasi sebagai Surakman sudah ditemukan sejak hari ke-5 operasi SAR atau pada 12 September lalu.

”Dari 3 hari pelaksanaan (perpanjangan operasi SAR) yang kami laksanakan, itu tidak adanya tanda-tanda korban kami temukan selain objek yang sudah disampaikan juga pada saat di lapangan bahwa itu tidak ada sangkut pautnya dengan Kapal Arupadhatu 1,” terang dia.

Meski tidak membuka kembali operasi SAR, Al Amrad menyatakan bahwa pihaknya akan terus memantau objek yang ditemukan dalam patroli rutin, khususnya objek yang berada di Perairan Selat Sunda. Koordinasi juga terus dilakukan bersama para nelayan.

”Kami sudah melakukan koordinasi dengan Kantor SAR Bengkulu dan Kantor SAR Lampung untuk wilayah pesisir dan para nelayan yang ada di sekitar. Hingga saat ini Bengkulu masih melaksanakan koordinasi dan itu nihil, termasuk yang di wilayah Lebak,” bebernya.

Selain Surakman, 7 orang yang masih hilang terdiri atas Warta (55) selaku Kapten Kapal, ⁠Heriyanto (49) selaku guide, ⁠M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), ⁠Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance).

Sebelumnya, Kapolda Banten Irjen Hengki menyampaikan bahwa jenazah Suratman teridentifikasi lewat pencocokan DNA dengan data ante mortem keluarga 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang kontak. Ciri-ciri fisik jenazah itu bertinggi 163 sentimeter, umur lebih kurang 50 tahun, dan mengenakan celana pendek hitam.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore