
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Syahganda Nainggolan menyampaikan sambutan dalam acara serah terima jabatan di Kantor Bakom RI, Jakarta, Selasa (6/10). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Syahganda Nainggolan mengaku sempat ditawari jabatan Duta Besar untuk Turki oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku, tawaran itu disampaikan Prabowo pada Maret 2026.
Namun, ia menyatakan Prabowo tetap menginginkan dirinya mendapat penugasan di Indonesia. Sehingga, ia dilantik sebagai Kepala Bakom RI, pada Jumat (2/10).
"Karena ketika saya dilantik, itu satu hari sebelum saya dikasih tahu. 'Pak Syahganda, Bapak Presiden tidak berkenan Bapak menjadi Duta Besar'. Karena saya awalnya di-plot untuk Duta Besar di Turki, udah jelas tempatnya karena beliau sendiri bulan Maret sudah menyampaikan," kata Syahganda Nainggolan saat prosesi serah terima jabatan di Kantor Kepala Bakom RI, Jakarta, Selasa (6/10).
Baca Juga:Ramalan Zodiak Leo Besok Rabu 7 Oktober 2026: Kabar Baru Membuka Ruang untuk Langkah Berbeda
Ia mengaku sempat menolak tawaran menjadi Kepala Bakom RI pada H-2 menjelang pelantikan. Namun, pada H-1 menjelang pelantikan, dirinya mengaku menerima jabatan sebagai Kepala Bakom RI.
"Saya tolak H-2, H-1 muncul lagi itu, 'Oke, siap,' saya bilang, siap," tegasnya.
Syahganda mengaku diberi penugasan khusus oleh Presiden. Menurutnya, dalam pertemuan selama kurang lebih dua jam di Hambalang, Prabowo meminta agar dirinya mampu mengokestrasi kinerja Bakom RI.
"Saya dipanggil oleh beliau ke Hambalang bersama Pak Waka, hari Minggu tanggal 4. Saya bertemu dengan beliau 2 jam, cukup lama menurut saya, kita diberitahu tentang bagaimana Bakom ini pikiran-pikiran beliau, program-program beliau itu sampai ke rakyat yang paling bawah," tegasnya.
Baca Juga:TNI AL Tunjuk 5 Perwira Berprestasi Pimpin 5 Satuan Baru Korps Marinir yang Diresmikan Prabowo
Selain itu, kata Syahganda, Prabowo juga menginginkan Bakom RI untuk melakukan jemput bola terhadap suara rakyat. Ia menyebut, Prabowo ingin mendengar langsung keluhan rakyat paling bawah lewat Bakom RI.
"Yang kedua, Bapak Presiden mengarahkan pikiran orang-orang yang paling bawah dan apa yang terjadi paling bawah harus sampai ke telinga beliau. Ini yang diminta, jadi bagaimana kita ini mendengarkan suara rakyat," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022