
Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Istimewa).
Selama rangkaian acara berlangsung, sejumlah warga mendapat kesempatan bekerja di berbagai posisi, mulai dari petugas kebersihan hingga pengelolaan sampah. Bagi mereka, kehadiran ajang internasional ini menjadi kesempatan untuk memperoleh penghasilan sekaligus menambah pengalaman kerja.
Salah satunya Baiq Essenza, warga Praya, Lombok, yang untuk pertama kalinya bekerja di area Pertamina Mandalika International Circuit. Perempuan berusia 20 tahun ini bertugas dalam tim kebersihan, mulai dari menyapu, membersihkan area sirkuit, hingga memilah sampah.
Essenza mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam gelaran balap motor internasional tersebut. Apalagi, ia mendapat kesempatan bekerja di area paddock, yang menjadi salah satu bagian penting dalam penyelenggaraan balapan. Penghasilan yang diperolehnya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan membantu orang tua.
“Sangat membanggakan. Baru pertama kali ikut Pertamina Grand Prix of Indonesia dan langsung ditaruh di paddock. Sangat bikin saya bangga bisa kerja di sini,” ujar Essenza.
Ia berharap gelaran balap motor di Mandalika dapat terus berlangsung dan berkembang pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak masyarakat lokal yang memperoleh kesempatan kerja.
Baca Juga:Pertamina Amankan Energi untuk Grand Prix of Indonesia 2026, Tambah Pasokan BBM 50 Persen di Lombok
Manfaat ekonomi serupa dirasakan Lia Kartika, warga Sengkol yang dipercaya menjadi koordinator Cleaning Service Waste Management (CSWM) di Pertamina Mandalika International Circuit. Ia menjelaskan, tim kebersihan bertugas menjaga kebersihan ruangan, sedangkan tim pengelolaan sampah menangani kebersihan area lapangan.
Bersama timnya, Lia bekerja selama 12 jam sehari, mulai pukul 07.00 hingga 18.00 WITA. Ia telah beberapa kali terlibat dalam penyelenggaraan acara di sirkuit tersebut setelah sebelumnya menjalani aktivitas sebagai ibu rumah tangga.
“Dampak ekonominya bagus banget. Dampak dari sirkuit ini karena banyak ekonomi terbantu di sini dan makin memperkecil pengangguran warga Lombok,” kata Lia.
Bagi Lia, pekerjaan tersebut bukan sekadar kesempatan memperoleh penghasilan, melainkan juga membantu memenuhi kebutuhan keluarga dan mewujudkan sejumlah rencana yang sebelumnya sulit dilakukan. Dari penghasilan yang diperolehnya, ia kini bisa mencicil kendaraan bermotor dan menyisihkan uang untuk membeli emas.
“Yang tadinya enggak bisa sama sekali, sekarang bisa karena sirkuit ini. Sejak beberapa kali ikut bantu-bantu di event saya jadi bisa cicil motor dan menabung beli emas. Alhamdulillah,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Catatan Buruk Los Che Bisa Berlanjut di El Sardinero
Prediksi Skor Atalanta vs Venezia: La Dea Diburu Krisis, Tim Tamu Lebih Mengenaskan
Prediksi Skor Troyes vs Marseille: Les Phoceens Bidik Pesta Gol, Misi Keluar dari Zona Degradasi!
Prediksi Skor Real Betis vs Osasuna: Rekor Pertemuan Berpihak kepada Los Verdiblancos
Prediksi Skor Persela Lamongan vs Deltras: Duel Sengit Dua Tim Teratas Grup B Championship
Prediksi Skor PSS Sleman vs PSM Makassar: Super Elang Jawa Berambisi Raih Kemenangan Pertama
Prediksi Skor Real Sociedad vs Deportivo La Coruna: Tuan Rumah Bidik Kemenangan di La Liga
Prediksi Skor Racing Santander vs Valencia: Los Che Terdesak, Hasil Imbang Jadi Skenario Realistis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Freiburg vs Schalke 04 di Bundesliga: Tim Tamu Punya Misi Memutus Tren Buruk

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022