Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Oktober 2026 | 12.58 WIB

Kebakaran di Tanjung Puting Sulit Dijangkau, Pemerintah Bikin Jalur 1,5 Kilometer dan Buat Sumur Bor

Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan pemadaman kebakatan hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Kalimantan. (Kemenhut) - Image

Manggala Agni Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melakukan pemadaman kebakatan hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di Kalimantan. (Kemenhut)

JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Kamis (15/10). Hasil peninjauan tersebut mendorong pemerintah menyiapkan akses darat sepanjang 1,5 kilometer dan pembangunan puluhan sumur bor untuk mempercepat pemadaman.

Peninjauan dilakukan setelah tim melakukan pemetaan titik api menggunakan drone thermal. Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah Pesalat, mengingat titik kebakaran di kawasan tersebut berada paling dekat dengan zona inti Taman Nasional Tanjung Puting.

Dalam peninjauan itu, Raja Juli dan Zainul Arifin menyusuri Sungai Sekonyer menggunakan kelotok untuk mendekati lokasi kebakaran. Namun, upaya menjangkau titik api menghadapi kendala karena akses melalui sungai sangat dipengaruhi kondisi pasang surut.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, pemerintah memutuskan membuka jalur darat menuju lokasi kebakaran di Pesalat. Pembukaan jalur sepanjang kurang lebih 1,5 kilometer itu diharapkan mempermudah pergerakan personel sekaligus pengangkutan peralatan pemadaman.

“Daripada kita mengandalkan jalur sungai yang pasang surut itu, tadi Pak Pangdam sudah ambil keputusan. Insyaallah kita akan justru akan kita tembus jalur darat. Sudah dihitung sekitar 1,5 kilometer,” kata Raja Juli.

Pembangunan akses darat tersebut akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari masyarakat setempat, TNI, Polri, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, hingga para relawan. Kehadiran jalur ini diharapkan membuat proses pemadaman lebih efektif tanpa harus sepenuhnya bergantung pada kondisi sungai.

Selain membuka jalur darat, pemerintah juga merencanakan pembangunan sekitar 30 hingga 40 sumur bor di sepanjang akses menuju titik kebakaran. Sumur-sumur tersebut akan ditempatkan pada jarak tertentu agar pasokan air tersedia lebih dekat dengan lokasi pemadaman.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore