
Kehadiran Prof Deby bertepatan dengan penyelenggaraan World Consensus kelima yang untuk pertama kalinya digelar di London. (Istimewa)
JawaPos.com – Tokoh Indonesia di bidang stem cell dan kedokteran regeneratif, Prof. dr. Deby Susanti Pada Vinski, MSc, PhD, menghadiri kongres internasional Profound Health Summit di Inggris sebagai Guest of Honour. Kehadirannya bertepatan dengan penyelenggaraan World Consensus kelima yang untuk pertama kalinya digelar di London setelah empat edisi sebelumnya berlangsung di Paris, Prancis.
Sebagai Presiden World Council of Stem Cell (WOCS) dan World Council of Preventive, Regenerative and Anti-Aging Medicine (WOCPM), Deby mendorong kolaborasi internasional untuk membangun kesepahaman mengenai pengembangan kedokteran regeneratif.
Penyelenggaraan World Consensus di London menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama antarnegara, terutama dalam pembahasan standar keselamatan pasien, etika, kualitas layanan, dan penerapan inovasi medis berbasis bukti ilmiah.
“This is not just another international meeting. This is a historic moment. After four World Consensus meetings in Paris, today we bring our fifth World Consensus to London, United Kingdom. Together, we are building a better future for patients and for all humanity,” ujar Deby.
Menurut Deby, World Consensus bukan sekadar pertemuan ilmiah, melainkan wadah bagi ilmuwan, dokter, akademisi, dan perwakilan berbagai negara untuk bertukar pengetahuan dan membangun kesepahaman mengenai praktik kedokteran regeneratif.
“Our mission is to unite countries, share knowledge, and help every nation provide the best possible healthcare for their people. Science must serve humanity, and every patient deserves hope, safety, and a better quality of life,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Deby juga mengajak perwakilan berbagai negara berpartisipasi dalam World Consensus melalui dukungan dan penandatanganan, baik secara langsung maupun melalui surat elektronik.
Setelah agenda di London, Deby dijadwalkan menjadi Conference Chair dalam 2nd World Stem Cell & Tissue Engineering Summit 2026 di Osaka, Jepang, pada 4–5 Desember 2026.
Konferensi tersebut akan berfokus pada bidang stem cell, tissue engineering, dan regenerative medicine. Melalui forum ini, kolaborasi lintas negara diharapkan dapat terus berkembang dengan memperhatikan aspek keselamatan pasien, etika, inovasi, dan landasan ilmiah.
Rangkaian agenda di Inggris dan Jepang menjadi bagian dari upaya Deby memperluas jejaring internasional di bidang kedokteran regeneratif sekaligus memperkenalkan potensi Indonesia dalam pengembangan teknologi medis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022