JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pesan Senator Papua, Jangan Sampai KKB Jadi Perhatian Internasional

06 Desember 2018, 16:01:02 WIB | Editor: Dimas Ryandi
OPM
Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat atau dikenal sebagai OPM menyatakan siap berperang dengan pemerintah. (Facebook TNPPB)
Share this

JawaPos.com - Aparat TNI-Polri terus berupaya menyelesaikan kasus pembantaian sadis di Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Pengejaran terhadap para pelaku pun masih terus dilakukan.

Namun, Wakil Ketua Komite II DPD RI dari Papua Carles Simaremare memberikan peringatan agar lebih berhati-hati dalam mengungkap kasus ini. Karena jangan sampai dengan kejadian ini justru membuat gerakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) ini semakin mendapat panggung.

"TNI dan Polri harus hati-hati. Jangan sampai membuat kasus ini menjadi sorotan internasional," ujar Carles di kantor DPD RI Senayan, Jakarta, Kamis (6/12).

Carles menduga bahwa KKB memiliki niat menjadikan kejadian ini sebagai ajang mereka unjuk gigi ke dunia internasional. Terutama agar mereka semakin dikenal dan diakui keberadaannya oleh negara-negara lain.

"Bisa jadi itu kasus yang mereka (KKB, Red) harapkan. Semakin terberitakan ke seluruh  dunia. Karena selama ini mereka sebenarnya ingin menarik perhatian dunia," terang Senator Papua itu. 

Di sisi lain, Carles pun menghimbau agar TNI-Polri tidak sampai salah tangkap. Apalagi jika sampai terjadi baku tembak dengan orang yang salah.

Sebab, menurutnya bagi masyarakat pendatang baru yang belum lama tinggal di Papua, akan mengalami kesulitan membedakan warga lokal dengan KKB ini.

"Juga jangan sampai salah tangkap. apalagi salah tembak. Jangan sampai karena terbawa emosi akhirnya serba salah, orang yang tidak berdosa jadi korban lagi," pungkas Carles.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up