JawaPos Radar | Iklan Jitu

TNI Terus Cari 4 Karyawan PT Istaka Karya yang Hilang

Siap Lanjutkan Pembangunan Jembatan

07 Januari 2019, 09:55:59 WIB
TNI Terus Cari 4 Karyawan PT Istaka Karya yang Hilang
Pasukan TNI masih berada di Papua untuk operasi pencarian karyawan PT Istaka Karya yang pasca penyerangan kelompok separatis Papua. (Deny/Cenderawasih Pos/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Sempat jeda saat Natal dan tahun baru, operasi pencarian empat pekerja PT Istaka Karya yang masih hilang dilanjutkan. TNI juga tengah menyiapkan prajurit untuk melanjutkan pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Baik yang bertugas melaksanakan pengamanan maupun pembangunan. Sebab, bisa jadi pekerjaan di lokasi tersebut harus dilanjutkan aparat.

Hal itu disampaikan Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi saat diwawancarai Jawa Pos kemarin (6/1). Dia menuturkan, jumlah prajurit TNI yang melaksanakan operasi pencarian pekerja PT Istaka Karya tidak dikurangi. "Justru ada penambahan pasukan. Bukan pengurangan," ungkapnya.

Kodam XVII/Cenderawasih memang belum bisa memastikan waktu kelanjutan pembangunan jembatan. Pasca serangan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB), perlu ada perhitungan lebih matang sebelum proyek itu kembali dimulai. Namun, Aidi menyatakan, kelanjutan proyek tersebut bakal diputuskan dalam waktu dekat. "Januari ini kami masukkan pasukan dalam rangka pembangunan jembatan itu," terang dia.

TNI Terus Cari 4 Karyawan PT Istaka Karya yang Hilang

Menurut Aidi, sejauh ini instansinya belum mendapat informasi apakah PT Istaka Karya akan kembali menempatkan pekerja di lokasi proyek atau tidak. "Saya belum tahu keputusan dari Jakarta," jelasnya. Yang pasti, instansinya sudah bersiap diri agar begitu pekerjaan kembali dimulai, mereka bisa langsung membantu. Kalaupun PT Istaka Karya tidak menempatkan pekerja, dia memastikan TNI akan tetap bekerja.

Skema tersebut, sambung Aidi, pernah dilaksanakan ketika pekerja dari PT Modern yang tengah membangun jalan trans-Papua di Kabupaten Puncak diserang kelompok bersenjata. Lantaran tidak ada pekerja PT Modern yang dikirim untuk melanjutkan pembangunan, prajurit TNI-lah yang bekerja. Namun, proyek tetap berada di bawah koordinasi PT Modern. "Mungkin sama juga seperti itu," ujarnya.

Berkaitan dengan operasi pencarian empat pekerja PT Istaka Karya yang masih dinyatakan hilang, Aidi mengungkapkan, operasi itu bakal terus dilaksanakan. Bersamaan dengan operasi tersebut, TNI juga membagikan bantuan untuk masyarakat di Kabupaten Nduga.

"Masih akan kami kirim sembako ke sana," terangnya. Senada dengan para keluarga, aparat yang bertugas sangat berharap empat pekerja itu masih hidup.

Menurut Aidi, aparat sulit mencari lantaran sangat mungkin empat pekerja tersebut berpindah-pindah tempat. Sejauh ini hanya informasi dari masyarakat yang dimiliki petugas. "Titik empat orang itu yang diperkirakan dari keterangan yang dihimpun," terangnya. Selama masih ada harapan, TNI akan terus berusaha sebaik-baiknya untuk menemukan mereka. 

Editor           : Ilham Safutra
Reporter      : (syn/c10/ali)

Alur Cerita Berita

TNI - KKSB Kontak Senjata, 2 Prajurit Terluka 07 Januari 2019, 09:55:59 WIB
Kejar KKB, Tim Gabungan Hadapi Cuaca Ekstrem 07 Januari 2019, 09:55:59 WIB
Pendekatan Sosial-Kultural Wajib bagi Kami 07 Januari 2019, 09:55:59 WIB
KKSB Papua Dinilai Langgar Janji, Ini Buktinya 07 Januari 2019, 09:55:59 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up