JawaPos Radar | Iklan Jitu

Soal KKB di Papua

Wiranto: Mereka Orang Tersesat, Kalau Insaf Negara Akan Menerima Lagi

17 Desember 2018, 17:18:46 WIB
Wiranto
Menkopolhukam Wiranto saat diwawancarai awak media beberapa waktu lalu (Sabik/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto kembali menegaskan tidak ada negosiasi dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. Kelompok seperti ini harus dibasmi supaya tidak mengganggu kedaulatan negara.

Mantan Panglima TNI itu menilai bahwa KKB ini tidak setara dengan NKRI. Sehingga jika perbuatannya mengancam kesatuan negara harus ditindak tegas.

"Kita tak pernah kompromi sebenarnya dengan kelompok itu. Karena kita enggak equal (setara, Red), tidak ada satu kesetaraan antara negara yang sah NKRI dan kelompok-kelompok seperti itu," kata Wiranto di kantor Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/12).

Lebih lanjut, Wiranto menilai bahwa KKB ini merupakan orang-orang tersesat yang kehilangan jati diri. Maka jika nantinya mereka sadar dan kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, maka negara akan menerima mereka.

"Mereka kita anggap sebagai orang-orang yang hilang, yang tidak sadar, orang yang sedang tersesat sebagai negara yang berdaulat dan berdemokrasi tentu kita akan menerima kalau mereka insaf," imbuhnya.

Meski demikian, sikap persuasif negara harus diimplikasikan dengan tegas. Mengingat mereka telah melakukan kejahatan, sehingga harus ditindak sesuai hukum yang berlaku.

"Kita negara berdaulat punya kekuatan, punya TNI dan Polri untuk menjaga keamanan nasional dan masyarakat pun kita libatkan mengambil bagian soal ini jadi nggak ada negosiasi," pungkas Wiranto.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : (sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up