JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tahun Depan, BNPT Fokus 'Garap' Provinsi Jawa Timur

27 Desember 2018, 15:53:29 WIB
Suhardi Alius
Kepala BNPT, Komjen Suhardi Alius. Suhardi mengatakan tahun depan akan menyasar kawasan Jawa Timur, sebagai sasaran program penanggulangan terorisme (Dok.JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Program penanggulangan terorisme yang diterapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dengan bersinergi bersama Kementerian dan Lembaga sudah hampir genap berjalan satu tahun. Sejumlah kemajuan pun dirasakan mereka di tahun pertama program.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius saat penyampaian Laporan Pelaksanaan Sinergitas Kementerian dan Lembaga Program Penanggulangan Terorisme di Provinsi Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Acara tersebut digelar di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (27/12).

"Selama 9 bulan sejak April 2018 program sinergisitas telah melakukan banyak hal dengan melakukan program kontraradikalisasi, deradikalsiasi, dan pemenuhan sarana," ujar Suhardi.

Atas keberhasilan ini, pada program kerja 2019, BNPT akan memasukan Jawa Timur sebagai target ketiga penerapan program penanggulangan terorisme ini. Hal itu sesuai arahan Kementerian Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) selaku kordinator pelaksanaan sinergitas ini.

"Untuk tahun 2019 nanti sesuai arahan pak Menko Polhukam ada satu provinsi yakni Jawa Timur akan menjadi wilayah sasar ketiga," jelasnya.

Di tempat sama, Menko Polhukam, Wiranto mengatakan, alasan dipilihnya Jawa Timur sebagai wilayah sasar ketiga tidak lain berdasarkan pemantauan BNPT atas tingjat kerawanan aksi terorisme di daerah tersebut. Jika program sinergitas ini terus menunjukan progres menjanjikan, maka akan terus dikembangkan ke wilayah lain.

"Tentunya ini dari hasil pemantauan BNPT. Dan di Jatim sudah ada proyek deradikalisasi yang dikembangkan BNPT dari situ nanti kembangkan ke wilayah lain," pungkasnya.

Sebagai informasi, program sinergitas ini merupakan upaya penanggulangan terorisme antara BNPT dengan Kementerian dan Lembaga. Di tahun pertama ini menyasar dua Provinsi yaitu Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Barat. Program ini merupakan implementasi dari surat Kemenko Polhukam 42/2018 tentang koordinasi Kementerian dan Lembaga dalam pelaksanaan program penanggulangan terorisme yg membutuhkan sinergitas gabungan Kementerian dan Lembaga.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : (sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up