JawaPos Radar | Iklan Jitu

Sadis, 31 Pekerja Proyek Jembatan di Papua Dibantai

03 Desember 2018, 22:43:52 WIB
Sadis, 31 Pekerja Proyek Jembatan di Papua Dibantai
31 pekerja jembatan di Papua dibantai (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sebanyak 31 pekerja proyek Istaka Karya dibunuh kelompok kriminal bersenjata (KKB). Adapun pembantaian itu terjadi ketika para pekerja sedang membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

"31 orang meninggal dunia," ujar Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Papua, AKBP Suryadi Diaz kepada JawaPos.com, Senin (3/12).

Kejadian ini dilaporkan masyarakat hari ini, Selasa (4/12) sekitar pukul 15.30 WIT. Namun, pembunuhan terhadap para pekerja proyek Istaka Karya tersebut terjadi Minggu (2/12).

Sadis, 31 Pekerja Proyek Jembatan di Papua Dibantai
infografis pembunuhan di papua (kokoh praba / jawapos.com)

Bermula pada Sabtu (1/12) sekitar pukul 20.30 WIT, Project Manager PT Istaka Karya, Cahyo, mendapat telepon dari nomor yang biasa dipegang oleh Koordinator Lapangan, Jhoni. Dia yang memegang pengerjaan proyek pembangunan jembatan Habema-Mugi. Namun di sambungan telepon itu, Cahyo tidak paham dengan maksud pembicaraan dari balik ponsel Jhoni.

Di sisi lain, PPK Satker PJN IV PU Binamarga wilayah Habema-Kenyam, Monang Tobing mengaku melakukan komunikasi melalui SMS dengan Jhoni pada 30 November 2018.

Sementara itu, informasi dari pos Satgaspamrahwan 755/Yalet di Napua-Wamena bahwa pada Jumat, 30 November 2018, pukul 04.00 WIT tercatat 1 mobil Strada bermuatan BBM Solar milik PT Istaka Karya menuju Camp Istaka Karya di Distrik Yigi. Dikemudikan MS, mobil tersebut juga membawa 5 orang pegawai dan tiba kembali di Wamena pada pukul 18.30 WIT.

Selanjutnya pada 1 Desember pukul 02.00 WIT, tercatat 2 mobil menuju ke Camp Distrik Yigi dengan masing-masing membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya. Kemudian pada 2 Desember, pukul 20.00 WIT 1 mobil Strada kembali ke Wamena dan berangkat lagi ke Distrik Mbua, Kabupaten Nduga.

Dari informasi yang didapat, 1 mobil Strada yang membawa 15 orang pekerja proyek dari PT Istaka Karya sampai saat ini belum kembali ke Wamena. Mendapat informasi tersebut, personel gabungan Polri dan TNI yang dipimpin Kabag Ops Polres Jayawijaya AKP R.L. Tahapary langsung bergerak dari Wamena menuju Distrik Yigi Kabupaten Nduga.

Saat tiba di kilometer 46, tim bertemu dengan salah satu mobil dari arah Distrik Bua dan menyampaikan untuk tim segera balik karena jalan diblokir oleh kelompok kriminal bersenjata. Personel gabungan TNI/Polri langsung diterjunkan untuk mengecek informasi tersebut.

"Didapati, 31 orang ditemukan tewas. 24 orang dibunuh hari pertama, 8 orang yang sempat menyelamatkan diri di rumah anggota DPRD dijemput dan dibunuh, 7 orang MD dan 1 orang belum ditemukan atau melarikan diri," kata Diaz menyampaikan informasi terkahir yang didapatkan sekitar pukul 22.35 WIT.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : (dna/ce1/JPC)

Alur Cerita Berita

Darmin: Kakak Saya Lari, lalu Ditembak Mati 03 Desember 2018, 22:43:52 WIB
Ketua MPR Kecam Peristiwa Pembantaian di Papua 03 Desember 2018, 22:43:52 WIB
16 Ambulans Siaga di Lanud Hasanuddin 03 Desember 2018, 22:43:52 WIB
9 Dievakuasi, 20 Orang Selamat dari KKB 03 Desember 2018, 22:43:52 WIB
Wawancara dengan Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom 03 Desember 2018, 22:43:52 WIB
Cerita JA, Selamat dari KKB Karena Pura-pura Mati 03 Desember 2018, 22:43:52 WIB
Tidak Cukup Hanya Peningkatan Ekonomi 03 Desember 2018, 22:43:52 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up