JawaPos Radar | Iklan Jitu

Butuh 9 Jam Menuju Lokasi Pembantaian 31 Pekerja di Nduga

04 Desember 2018, 12:59:58 WIB
Butuh 9 Jam Menuju Lokasi Pembantaian 31 Pekerja di Nduga
Ilustrasi: Aparat kepolisian memburu pelaku pembunuhan terhadap pekerja proyek jembatan di Papua. Diduga pelakunya anggota separatis (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin Siregar dan Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring sedang dalam perjalanan menuju lokasi pembunuhan 31 pekerja proyek jembatan. Diketahui, jarak yang ditempuh memerlukan waktu hingga berjam-jam.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Muhammad Iqbal mengatakan, setidaknya mereka membutuhkan waktu sembilan jam untuk sampai di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Perjalanan pun ditempuh melalui jalur darat dan berjalan kaki.

"Kapolda Papua dan Pangdam di Jaya Wijaya saat ini dengan transportasi darat menuju Kabupaten Nduga, lama perjalanan 7 jam. Setelah itu dari Kabupaten Nduga ke lokasi insiden terjadi, 2 jam jalan kaki, itu tidak mudah," tutur Iqbal saat menggelar konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/12).

Sementara itu, menurutnya Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto sudah tiba di Papua dan langsung mengumpulkan pejabat serta melakukan tindakan strategis. Khususnya, mitigasi dan penegakan hukum terhadap kelompok kriminal tersebut.

"Kami akan kejar kemanapun kelompok kriminal bersenjata (KBB) ini berada," tegas Iqbal.

Tim katanya sudah melakukan mapping dan penyelidikan dengan strategi teknis dan taktis yang sudah biasa dilakukan di wilayah itu. "Sudah teridentifikasi beberapa kelompok, tinggal mengerucutkan," ungkapnya.

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan bahwa tewasnya 31 pekerja tersebut diduga karena diberondong peluru oleh KKB. Ia sangat menyesalkan tindakan ini lantaran puluhan pekerja itu nyatanya tengah berupaya membangun jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

"Saudara-saudara kita ini yang sedang membangun Papua dibrondong (peluru) dengan motif yang tidak jelas sampai saat ini," kesal Iqbal.

Kendati demikian, ia meminta agar masyarakat tetap tenang dengan adanya insiden ini. Sebab Polri dan TNI akan maksimal melakukan langkah hukum dengan mengejar KKB.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : (dna/JPC)

Alur Cerita Berita

Darmin: Kakak Saya Lari, lalu Ditembak Mati 04 Desember 2018, 12:59:58 WIB
Ketua MPR Kecam Peristiwa Pembantaian di Papua 04 Desember 2018, 12:59:58 WIB
16 Ambulans Siaga di Lanud Hasanuddin 04 Desember 2018, 12:59:58 WIB
9 Dievakuasi, 20 Orang Selamat dari KKB 04 Desember 2018, 12:59:58 WIB
Wawancara dengan Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom 04 Desember 2018, 12:59:58 WIB
Cerita JA, Selamat dari KKB Karena Pura-pura Mati 04 Desember 2018, 12:59:58 WIB
Tidak Cukup Hanya Peningkatan Ekonomi 04 Desember 2018, 12:59:58 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini