JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kapendam Pastikan Tak Ada Anggota TNI di Pembangunan Jembatan Yigi

05 Desember 2018, 17:58:05 WIB
Kapendam Pastikan Tak Ada Anggota TNI di Pembangunan Jembatan Yigi
Lokasi penembakan KBB di Papua (Dok. Kementerian PUPR)
Share this

JawaPos.com - Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi memastikan anggotanya tidak ikut dalam pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. Hal itu untuk mengklarifikasi pernyataan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Menurutnya dalam pembangunan jalan trans-Papua yang melibatkan beberapa kontraktor tahun lalu, anggota Batalyon Zeni Konstruksi Mabes TNI Angkatan Darat dilibatkan. Pihaknya mendapatkan sektor yang paling berisiko baik medan maupun situasi keamanan.

Kapendam Pastikan Tak Ada Anggota TNI di Pembangunan Jembatan Yigi
Infografis penembakan di Papua (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Namun untuk pembangunan jembatan di Distrik Yigi, Aidi belum tahu apakah PT Istaka Karya sudah berkoordinasi atau belum untuk pengamanan. "Jadi tidak ada anggota TNI-Polri di tempat mereka kerja," ujarnya saat dihubungi wartawan, Rabu (5/12).

Kalau kontraktor di sektor lainnya kata Aidi, sudah melakukan koordinasi dalam rangka pengamanan. Jadi, setiap hari sebelum para pekerja memulai pekerjaan, TNI mengecek kondisi di lokasi.

"Anggota TNI melakukan pengamanan sebelum mereka kerja, sebelum mereka masuk lokasi, anggota TNI dulu yang masuk dan mengecek situasi," bebernya.

Memang, kerap kali KKB menganggu pekerjaan infrastruktur tersebut. "Tapi karena ada TNI dan Polri paling tidak ada serangan balasan saat mereka ganggu," ujar Aidi.

Seperti diketahui TPNPB mengakui telah melakukan penyerangan di Kali Aworak, Kali Yigi, dan Pos TNI di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga, Papua. Namun mereka mengklaim pihaknya menyerang aparat Zeni Tempur (Zipur) TNI Angkatan Darat dan bukan warga sipil.

Panglima Daerah TPNPB Makodap III Ndugama Egianus Kogeya melalui akun Facebook resmi TPNPB mengatakan, sejak 2 Desember 2018, pihaknya melakukan operasi di tiga wilayah tersebut di bawah pimpian Komandan Operasi Pemne Kogeya.

"Ya benar, operasi di Kali Aworak, Kali Yigi, Pos TNI Distrik Mbua, kami yang lakukan dan kami siap bertanggung jawab penyerangan ini," ungkap Egianus, seperti tertulis di akun Facebook TPNPB.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : (dna/JPC)

Alur Cerita Berita

Darmin: Kakak Saya Lari, lalu Ditembak Mati 05 Desember 2018, 17:58:05 WIB
Ketua MPR Kecam Peristiwa Pembantaian di Papua 05 Desember 2018, 17:58:05 WIB
16 Ambulans Siaga di Lanud Hasanuddin 05 Desember 2018, 17:58:05 WIB
9 Dievakuasi, 20 Orang Selamat dari KKB 05 Desember 2018, 17:58:05 WIB
Wawancara dengan Jubir TPNPB-OPM Sebby Sambom 05 Desember 2018, 17:58:05 WIB
Cerita JA, Selamat dari KKB Karena Pura-pura Mati 05 Desember 2018, 17:58:05 WIB
Tidak Cukup Hanya Peningkatan Ekonomi 05 Desember 2018, 17:58:05 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini