JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kasus Suap Kalapas Sukamiskin

Kantongi Bukti, KPK Langsung Tetapkan Tersangka Wawan Dan Fuad Amin

07 Desember 2018, 11:03:19 WIB | Editor: Kuswandi
Febri Diansyah
Juru bicara KPK Febri Diansyah saat diwawancarai awak media (Intan Piliang/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Wahid Husen didakwa menerima suap dari tiga narapidana kasus korupsi. Ketiganya adalah Fahmi Darmawansyah, Tubagus Chaeri Wardhana alias Wawan, dan Fuad Amin. Kendati demikian, Fuad dan Wawan belum menjadi tersangka di perkara tersebut.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pihaknya tengah mempelajari fakta-fakta di persidangan untuk menemukan bukti permulaan yang cukup.

"Penetapan tersangka tetap tergantung pada apakah ada bukti permulaan yang cukup dan itu dalam praktik kami melihat fakta-fakta yang muncul dalam persidangan," ungkap Febri pada awak media, Jumat (7/12).

Lebih lanjut, nantinya KPK akan melakukan analisis terlebih dahulu dan melihat bagaimana pertimbangan hakim dalam kasus tersebut.

Pasalnya, KPK menduga ada pihak-pihak tertentu yang memberikan hadiah atau janji pada Kalapas Sukamiskin untuk mendapatkan fasilitas.

"Saya kira posisi KPK sederhana, kami hanya akan fokus pada pokok perkaranya. Nah pokok perkaranya apa? Ada pihak-pihak tertentu yang diduga memberikan hadiah atau janji atau memberikan suap pada Kalapas Sukamiskin untuk mendapatkan fasilitas," tegasnya.

Selain itu, dalam proses penyidikan, lembaga antirasuah menemukan salah satu narapidana yakni Tubagus Chaeri Wardana yang menyalahgunakan izin keluar Lapas dengan alasan sakit untuk pergi ke sebuah hotel.

"Salah satunya adalah fasilitas yang misalnya fasilitas berobat di luar lapas. Nah itu tentu perlu kami telusuri, apakah benar berobat atau tidak atau justru ke tempat lain," jelas Febri.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up