JawaPos Radar | Iklan Jitu

Dinyatakan Bebas, Polisi Tetap Monitor Napi Terorisme Asal Bima

12 Februari 2019, 16:00:40 WIB
Dinyatakan Bebas, Polisi Tetap Monitor Napi Terorisme Asal Bima
Ilustrasi: Satu napi terorisme asal Bima bebas penjara (Shutterstock)
Share this

JawaPos.com - Rio Adi Putra alias Rio alias Abu Rio alias Wewe bin Yamin, narapidana kasus tindak pidana terorisme menghirup udara bebas hari ini, Selasa (12/2). Kendati demikian, alumni Lapas Klas IIA Pekanbaru, Riau itu tetap diawasi oleh pihak Kepolisian.

"Tetap kami monitor walaupun dia keluar," ujar Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di kantornya, Jakarta, Selasa (12/2). 

Ia mengatakan, Rio bakal menjalani program deradikalisasi agar tidak lagi terpengaruh paham-paham radikal. Mabes Polri katanya akan mengkoordinasikan ini kepada kepolisian wilayah tempat Rio tinggal. Baik itu Polres maupun Polsek. 

"Kami akan kedepankan deradikalisasi yang persuasif dan pendekatan humanis. Ideologi kayak gitu kan perlu sentuhan sehingga paham itu bisa susut," jelas Syahar. 

Sebelumnya, Kepala Lapas Klas IIA Pekanbaru Yulius Sahruza, membenarkan bahwa Rio sudah bebas murni hari ini. Selepas dari penjara, dia dijemput Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Kemungkinan Rio akan diantarkan ke daerah asalnya di Kampung Na’e, Kota Bima, NTB.

Rio sendiri, sudah ditahan sejak 2015 lalu. Dia sempat dipindahkan ke Lapas Pekanbaru pada 2016 dari Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok. 

Selain Rio ada satu napi terorisme lain yang ikut dipindahkan. Yaitu Muhammad Shibghotulloh alias Yatno yang merupakan Napi dari Magetan, Jawa Timur.

Yatno memiliki masa hukuman dua tahun penjara. Sementara Rio Adi Putra alias Abu Rio yang berasal dari Bima memiliki masa hukuman empat tahun penjara.

Editor           : Erna Martiyanti
Reporter      : Desyinta Nuraini

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up