JawaPos Radar

Mengenal 6 Pahlawan 'Baru' Indonesia

Dewi Kenang Jasa Sang Ayah, Cucu Andi Depu Teringat Petuah Sang Nenek

08/11/2018, 19:41 WIB | Editor: Imam Solehudin
Jokowi
Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan cucu Tokoh Abdurrahman (AR) Baswedan, Anies Baswedan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/11). Jokowi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada AR Baswedan, serta lima tokoh lainnya. (Ist via Twitter Sekretariat Kabinet)
Share this

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh yang dianggap berjasa bagi negara. Hal itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2018 yang jatuh pada 10 November mendatang.

Keenam tokoh ditetapkan melalui Keputusan Presiden RI Nomor 123/TK/TAHUN 2018 tanggal 6 November 2018 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Acara penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/11).

Keluarga serta ahli waris yang hadir begitu antusias saat mengikuti jalannya upacara penganugerahan. Bahkan, rasa haru masih menyelimuti mereka ketika acara selesai.

Dewi Nurul Mustakimah, anak bungsu Kasman Singodimedjo, misalnya. Dia menceritakan, sang ayah sangat berjasa terhadap pembentukan Undang-Undang Dasar 1945. Saat itu, Kasman adalah salah satu anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).

Jika ditelusuri, Kasman memiliki peran dalam penghilangan tujuh kata dalam naskah pembukaan UUD 1945, yakni 'dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya’.

"Alhamdulillah, diakui usaha ayah. Karena ayah berjuang terus soal UUD ‘45 dan sebagainya. Sebetulnya ayah, begini, Pak Soekarno, Pak Hatta, ayah, itu trio perjuangan awal," ujarnya sambil menahan haru kepada awak media di Istana Negara.

Banyak hal yang menjadi kenangan di antara mereka, termasuk petuah yang menjadi pedomannya untuk menjalani kehidupan.

"Menghargai waktu, menghormati orang lain, lalu bekerja untuk semuanya jadi kita tidak boleh egois, tetapi saling menghormati. Jadi itu kalau kita mau menghasilkan sesuatu harus demikian," tutur Dewi.

Sementara itu, Andi Taufan, ahli waris Agung Hajjah Andi Depu menuturkan kenangan-kenangan yang dimilikinya selama 22 tahun hidup bersama neneknya. Andi diajarkan tidak sombong meski memiliki keturunan bangsawan.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa sang nenek adalah pekerja keras dan seniman. Menurut sejarah, Depu merupakan srikandi Indonesia yang menjadi Arajang Balanipa pertama kali dalam kelaskaran KRIS MUDA Mandar.

“Dia sangat sederhana, dia terampil dalam bidang kerajinan tangan,” kata Andi terpisah.

Berikut adalah 6 tokoh yang dianugerahkan Gelar Pahlawan Nasional: 

1. Almarhum Abdurrahman Baswedan, Tokoh dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

2. Almarhumah Agung Hajjah Andi Depu, Tokoh dari Provinsi Sulawesi Barat

3. Almarhum Depati Amir, Tokoh dari Provinsi Bangka Belitung

4. Almarhum Mr. Kasman Singodimedjo, Tokoh dari Provinsi Jawa Tengah

5. Almarhum Ir. H. Pangeran Mohammad Noor, Tokoh dari Provinsi Kalimantan Selatan; dan

6. Almarhum Brigjen K.H. Syam’un, Tokoh dari Provinsi Banten

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up