JawaPos Radar | Iklan Jitu

Perdospi Beberkan Analisis Faktor Penyebab Pesawat Lion Air Jatuh

30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Perdospi Beberkan Analisis Faktor Penyebab Pesawat Lion Air Jatuh
Ilustrasi pesawat Lion Air (Kokoh Prabawa/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan (Perdospi) menganalisis kecelakaaan pesawat Lion Air JT 610 jurusan Jakarta-Pangkal Pinang, yang jatuh di Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10). Perdospi sangat prihatin dengan terjadinya kecelakaan ini dan menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban.

"Kami akan menunggu hasil investigasi yg dilakukan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait penyebab kecelakaan ini," kata Ketua Umum Perdospi 2018-2021 Dr dr Wawan Mulyawan, SpBS , SpKP dalam keterangan tertulis, Senin (29/10).

Menurutnya, dalam kecelakaan pesawat terbang, penyebab umumnya adalah multifaktorial dan jarang terjadi penyebab tunggal. Penyebab kesalahan manusia (human factor) hanyalah salah satu sebab saja yang mungkin terkait ataupun tidak terkait.

Perdospi Beberkan Analisis Faktor Penyebab Pesawat Lion Air Jatuh
infografis jatuhnya pesawat Lion Air (Kokoh Praba)

"Terkait info yang saat ini kami dapatkan dari penerbangan JT 610 ini, kelihatannya pesawat masih dalam fase take off dan belum mencapai ketinggian untuk sesuai level yang direncanakan," ungkapnya.

Ia menambahkan kecelakaan saat take off merupakan penyebab kecelakaan terbanyak kedua selain saat landing. Berdasarkan data yang ada dalam kecelaaan saat take off, katanya, umumnya dari multifaktorial yang ada. Penyebab terbanyak adalah technical error.

"Namun walaupun lebih kecil kemungkinan, faktor manusia atau human factor masih mungkin terjadi," ungkapnya.

Ia menegaskan selama ini Perdospi ikut fokus terhadap upaya meminimalisir kecelakaan pesawat dari sisi human factor. Caranya dengan melakukan pemantauan kesehatan para pilot oleh anggota Perdospi baik di Balai Hatpen, sebagai Designated Aviation Medical Examiner (DAME), maupun di KKP, bandara-bandara dan maskapai penerbangan.

"Perdospi merekomendasikan agar setiap maskapai penerbangan memiliki SDM Kedokteran Penerbangan (SpKP) untuk meminimalisir human error dalam kecelakaan penerbangan," tutupnya.

Editor           : Deti Mega Purnamasari
Reporter      : (ika/JPC)

Alur Cerita Berita

Belum Ditemukan, CVR Lion Air Diduga Rusak 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Jadi Korban Lion Air, Ini Harapan Ayah Rivandi 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Empat Jam di Bawah Laut Demi Sebuah Black Box 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Doa Keluarga Korban Lion Air dari KRI Banda Aceh 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Ngabalin Kagum dengan Hasil Kerja Tim Basarnas 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Tipe MAX 8 Sebenarnya Memudahkan Pilot 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Ratusan Siswa SD Doakan Korban Lion Air JT-610 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Saat Keluarga Mengurai Jejak Korban Lion Air 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Rusdi Kirana: Jika Ada Penalti, ya Kami Terima 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Kemarin, 3 Korban Lion Air Hampir Diidentifikasi 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
'Mau Tidur' Jadi Petanda Kepergian AKBP Mito 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Panglima TNI: Ada Titik Terang Keberadaan 610 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Haska Pergi Berbekal Tamat Satu Juz Alquran 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
RS Polri Dapat Tambahan 2 Kantung Mayat Sore Ini 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Polda Jatim Turunkan 2 Tim DVI 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Pesawat Baru Bukan Jaminan Aman 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Dikenal Santun, Cici Jadi Korban JT-610 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Tim SAR Kantongi Lokasi Blackbox Lion Air JT-610 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Kronologis Jatuhnya Pesawat Lion Air di Karawang 30 Oktober 2018, 08:00:59 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini