JawaPos Radar | Iklan Jitu

Silaturahmi ke Al Wahdah Rembang

Sandiaga Sebut Republik Ini Punya Utang Besar pada Pesantren

Janji Gerakkan Ekonomi Umat

11 Januari 2019, 10:58:41 WIB
Sandiaga Sebut Republik Ini Punya Utang Besar pada Pesantren
Sandiaga Uno menegaskan ekonomi keumatan, pemberdayaan pesantren dan mencetak 'santripreneur' adalah program yang akan direalisasikan jika terpilih di pilpres. (Igman Ibrahim/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sandiaga Uno menegaskan ekonomi keumatan, pemberdayaan pesantren dan mencetak 'santripreneur' adalah program yang akan direalisasikan jika terpilih di pilpres 2019. Hal ini disampaikan saat bersilaturahmi di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Wahdah di Jalan Sumber Girang No.12, Lasem, Rembang, Jawa Tengah, Jumat (11/1).

"Ini menjadi pekerjaan rumah paling besar bagi Indonesia, yakni reformasi ekonomi umat dan menggerakkan ekonomi rakyat. Untuk itu dibutuhkan pemerintahan yang kuat dengan kepemimpinan yang tegas dalam menjalankan program ini," terang Sandi.

Pesantren, menurut Sandi, adalah sektor penting dalam ekosistem perjalanan ekonomi bangsa. Selain itu, pesantren memiliki peran yang penting dalam menggerakkan ekonomi umat.

Hingga kini, kata dia, peran itu masih terasa denyutnya di Indonesia. Diapun menilai beberapa pesantren kini sudah mandiri, berdiri sendiri dengan swasembada pangan, energi bahkan air.

"Dalam perjalanan menyerap aspirasi, saya melihat beberapa pesantren mampu mandiri memenuhi kebutuhan hidup para santrinya dengan memanfaatkan lahan yang ada. Dari sayur mayur, ikan, tebu hingga air. Bahkan ada yang menggunakan energi surya untuk memenuhi kebutuhan listrik pesantren tersebut," katanya.

Berdasarkan data Sandi, saat ini satu persen dari populasi Indonesia menguasai lebih 50 persen ekonomi. Menurut dia, masalah ini bisa terjadi lantaran kebijakan yang sangat liberal, sehingga membuat konglomerat semakin kaya, yang miskin semakin miskin.

Karenanya, dia berjanji akan mengurangi ketimpangan ekonomi yang ada. Selain itu, dia berjanji mengurangi ketergantungan asing. Caranya, dengan memberdayakan potensi ekonomi Indonesia.

"Industri halal berpotensi menghasilkan pendapatan Rp 4.000 triliun. Indonesia masih nomor lima. Ini adalah potensi besar bagi kita dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia," tuturnya.

"Republik ini punya utang besar pada pesantren. Pesantren insya Allah akan kami jadikan kawah candradimuka pemimpin bangsa ini dan mencetak para santri yang menciptakan lapangan kerja, bukan mencari kerja,” pungkasnya.

Dalam kunjungannya tersebut, Sandiaga diterima oleh pengasuh Ponpes Al Wahdah Gus Affas Baidhowi. Hadir juga KH Najih Maimun Zuber dan KH. Wafi Maimun dari Sarang, Gus Aam Wahib Surabaya, Gus Sholah Banyuwangi.

Editor           : Estu Suryowati
Reporter      : Igman Ibrahim

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up