JawaPos Radar

Pilpres 2019

Soal Rumor Mahar Rp 500 M, Demokrat: Andi Arief Tidak Salah

14/08/2018, 19:53 WIB | Editor: Ilham Safutra
Soal Rumor Mahar Rp 500 M, Demokrat: Andi Arief Tidak Salah
Ilustrasi: Pihak Partai Demokrat tetap membela Andi Arief terkait rumor Rp 500 miliar. (Miftahulhayat/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Pernyataan soal mahar Rp 500 miliar yang dilontarkan Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief sempat membuat gaduh kontestasi Pilpres 2019. Akan tetapi tudingan belum diketahui kejelasannya. Anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu didesak melanjutkan rumor itu ke Bawaslu. Namun demikian pihak Partai Demokrat tidak membuat langkah ke arah demikian.

Ketua DPP Partai Demokrat Jansen Sitindaon menganggap masalah tudingan dari Andi Arief itu sudah selesai. Buktinya Partai Demokrat pun sudah sepakat mengusung dan memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

"Bagi Partai Demokrat sudah selesai dan kita fokus memenangkan Prabowo-Sandiaga. Kalau Bawaslu ingin menindaklanjuti itu saya kira mekanismenya. Tidak harus ada laporan (Andi Arief)," kata Jansen di sela-sela diskusi di Kominfo, Jakarta, Selasa (14/8).

Soal Rumor Mahar Rp 500 M, Demokrat: Andi Arief Tidak Salah
Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (Issak Ramadhan/JawaPos.com)

Selain tidak ingin memproses itu ke Bawaslu, Jansen enggan kalau kadernya mendapatkan sanksi. Baik sanksi dari partai maupun dari lembaga terkait. Sebab dia bersikukuh rumor yang dilontarkan Andi Arief itu sebuah kebenaran.

"Sanksi untuk apa? Sanksi kenapa? Orang disanksi? Dia kan tidak buat salah. Yang dia (Andi Arief) sampaikan itu kebenaran kok, apa yang perlu di sanksi," ungkapnya.

"Tapi kalau kemudian Bawaslu melihat ada pelanggaran dari ketentuan pasal 228 ya monggo silahkan, Bawaslu ditindaklanjuti, sederhana saja kan," sambungnya.

Sebelumnya, Andi Arief menuding Prabowo membuat keputusan politik berdasarkan uang. Sebab Ketua Umum Partai Gerindra itu menggandeng Sandiaga Uno. Dipilihnya mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, karena disinyalir Sandi memberikan 'mahar' pada dua parpol, PKS dan PAN. Masing-masing parpol itu diguyur Rp 500 miliar.

(aim/JPC)

Alur Cerita Berita

Menjaga Akal Sehat dalam Pilpres 14/08/2018, 19:53 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up