JawaPos Radar | Iklan Jitu

Soal Penuntasan KKB Papua, Demokrat Minta Jokowi Belajar ke SBY

06 Desember 2018, 20:58:50 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Jokow dan SBY
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat mengundang Ketum DPP Demokrat Susilo Bambang Yudhyono (SBY) di Istana Negara. (jpnn/jawapos.com)
Share this

JawaPos.com - Partai Demokrat meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) belajar dari mantan presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menyelesaikan kasus Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Apalagi kali ini kelompok tersebut telah melakukan pembantaian puluhan pekerja proyek Trans Papua.

Itu diungkapkan oleh Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean ketika ditanya soal solusi untuk pemerintah menangani KKB Papua.

"SBY merupakan orang yang berpengalaman mengurus peristiwa seperti ini. Setidaknya Jokowi bisa konsultasi kepada SBY yang sukses mengurus konflik di daerah," kata Ferdinand kepada JawaPos.com, Kamis (6/12).

Jokowi, menurut Ferdinand, harus bersikap tegas untuk menghadapi para pemberontak yang mengancam NKRI. Sebab kasus ini juga tak dibisa dianggap hanya sebagai pemberontakan biasa yang dapat diurus oleh kepolisian.

"Ini adalah pemberontakan terhadap NKRI yang berdaulat. Sekarang saatnya Jokowi memerintahkan TNI untuk mengakhiri pemberontakan yang dilakukan oleh yang diduga OPM tersebut," ungkap dia.

Tak hanya itu, Ferdinand bilang, Jokowi tak perlu takut kehilangan suara di Papua atas kebijakannya dalam menangani masalah pembantaian KKB. Bagi dia, masalah ini harus segera ditindak secara tegas.

"Ini penting sekali karena ini peristiwa tersebut sudah berupaya merusak NKRI dan masuk kategori perbuatan makar terhadap Merah Putih. Maka perlu tindakan lebih tegas," pungkasnya.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up