JawaPos Radar | Iklan Jitu

Sri Mulyani Batal Jadi Anggota Timses Jokowi

Ketum PSI: Saya Dukung Keputusan Itu, Tantangan Ekonomi Sangat Besar

21 Agustus 2018, 13:19:44 WIB | Editor: Kuswandi
Grace Natalie
Ketua Umum PSI, Grace Natalie di kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (21/8) (Ridwan/JawaPos.com)
Share this

JawaPo.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani batal menjadi anggota dewan pengarah dalam tim kampanye nasional Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Kabar tersebut pun telah dibenarkan oleh Sri Mulyani.

Menanggapi hal ini, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mendukung keputusan tersebut. Sehingga Sri Mulyani dapat fokus pada isu perekonomian negara.

"Saya pikir, saya mendukung keputusan itu sudah benar. Karena sekarang tantangan kita dibidang ekonomi sangat besar, kita tahu bagaimana ekonomi global itu memengaruhi bagaimana kurs dolar amerika misalnya dan itu bukan karena situasi yang ada di dalam negeri, tapi memang ada faktor di luar negeri," kata Grace saat ditemui di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (21/8).

Menurut Grace, keputusan tersebut sudah benar. Sebab Sri Mulyani merupakan orang yang memegang peran kunci dalam kabinet kerja untuk dapat fokus menjalankan tugasnya.

"Karena kalau sebagai tim pemenangan apalagi dengan waktu tinggal tujuh bulan, pasti nggak akan fokus dengan pekerjaan, yang ada dua duanya setengah-setengah. Di kabinetnya setengah-setengah di tim pemenangan juga setengah-setengah," ucap Grace.

Oleh karena itu, Grace menilai menteri kabinet kerja Jokowi-JK sebaiknya dapat fokus pada pekerjaannya untuk menyukseskan sisa waktu masa pemerintahan Jokowi-JK.

"Jadi saya pikir sudah benar itu, siapapun yang ada di kabinetnya, bahwa mereka memang kalau perwakilan partai kemudian partainya mendukung itu lain cerita. Kalau berada di dalam tim tugas dan tanggung jawabnya akan beda," pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, Menkeu Sri Mulyani dipastikan tak jadi masuk dalam anggota timses Jokowi-Ma'ruf Amin. "Presiden telah meminta agar Menkeu fokus pada tugas negara saat ini," kata Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan Nufransa Wira Sakti, Senin (21/8).

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up