
Diskusi publik serta pelatihan AI bertema Membangun Kapasitas Digital yang Inklusif yang diselenggarakan Microsoft Elevate Indonesia berkolaborasi dengan Alunjiva Indonesia. (Istimewa)
JawaPos.com - Microsoft terus berkomitmen dalam memperluas literasi digital sekaligus mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara etis dan inklusif, terutama bagi kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap teknologi.
Hal ini tercermin dalam diskusi publik serta pelatihan AI bertema Membangun Kapasitas Digital yang Inklusif yang diselenggarakan Microsoft Elevate Indonesia berkolaborasi dengan Alunjiva Indonesia di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak.
Co-Founder Alunjiva Indonesia, Fany Efrita menegaskan bahwa adopsi AI harus dilakukan dengan pendekatan yang merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk perempuan, generasi muda, dan penyandang disabilitas.
“AI sebagai alat untuk memperluas akses ekonomi digital. Perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas dibekali keterampilan praktis menggunakan Copilot agar mereka dapat meningkatkan produktivitas usaha dan kapasitas pembelajaran secara mandiri,” ujar Fany pada diskusi tersebut.
Ditekankan pula urgensi sinergi antara sektor teknologi, pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil agar transformasi digital dapat berjalan inklusif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Sebagai wakil pemerintah,Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pontianak, Syamsul Akbar menyoroti pentingnya kesiapan sumber daya manusia di tengah percepatan digitalisasi.
“Transformasi digital bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga kesiapan masyarakat dalam memahami dan memanfaatkan teknologi secara produktif. Pemerintah daerah mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas literasi digital di tingkat lokal,” kata Syamsul.
Sementara itu, sesi pelatihan AI sendiri dipandu oleh Pratiwi Hamdhana, Microsoft Elevate Certified Educator. Peserta diperkenalkan pada berbagai pemanfaatan teknologi AI, termasuk Copilot, sebagai alat bantu produktivitas untuk mendukung kegiatan usaha maupun proses belajar.
Salah satu peserta dari komunitas Tuli, Figo, mengaku mendapatkan perspektif baru dalam memanfaatkan AI untuk mendukung aktivitasnya.
“Pelatihan ini memberikan akses pembelajaran yang inklusif bagi komunitas Tuli. Saya melihat potensi AI untuk mendukung produktivitas kerja dan pengembangan kapasitas secara berkelanjutan,” ujarnya.
Atas hal ini, Microsoft Elevate dan Alunjiva Indonesia kembali menegaskan komitmen dalam memperkuat kesiapan masyarakat menghadapi perkembangan AI secara inklusif dan bertanggung jawab.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
