
Presdir Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno (tengah), menerima sertifikat AEO dari Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama. (Dok. Bridgestone)
JawaPos.com - Bertepatan dengan peringatan 50 tahun kiprahnya di Indonesia, PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia) resmi mengantongi sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang dinilai memenuhi persyaratan sebagai operator ekonomi tepercaya dalam rantai pasok perdagangan internasional. Penyerahan sertifikat berlangsung di Jakarta pada Rabu (16/6).
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengungkapkan bahwa pihaknya mengapresiasi Dirjen Bea dan Cukai yang selama ini telah memberikan pendampingan, pelayanan, dan bersinergi dalam aktivitas ekspor dan impor Bridgestone Indonesia.
“Kami merasakan manfaat yang besar, terutama dari segi percepatan arus barang serta berbagai kemudahan lainnya. Pencapaian ini juga kami bagikan kepada kantor Bridgestone regional kami, yakni Bridgestone Asia Pacific India dan China (BS-APIC)," ujar Mukiat dalam keterangannya.
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea dan Cukai, Budi Prasetiyo, menjelaskan bahwa program AEO merupakan bentuk kolaborasi strategis antara Bea dan Cukai dengan pelaku usaha dalam menciptakan rantai pasok perdagangan internasional yang andal dan berkualitas.
“AEO merupakan simbol perusahaan terpercaya yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memenuhi standar kepatuhan, keamanan, dan tata kelola rantai pasok yang baik. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang memperoleh pengakuan AEO, diharapkan daya saing perusahaan Indonesia dalam perdagangan internasional semakin meningkat,” ujar Budi.
Bridgestone Indonesia menjadi satu dari 34 perusahaan yang berhasil meraih sertifikat AEO pada tahun ini. Status tersebut diperoleh setelah perusahaan menuntaskan seluruh tahapan sertifikasi yang berlangsung sejak September 2025 hingga Mei 2026. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa perusahaan telah memenuhi standar kepatuhan, aspek keamanan, serta tata kelola rantai pasok sesuai ketentuan perdagangan internasional.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
