JawaPos Radar | Iklan Jitu

Mau Ganti Oli Kendaraan Matic Tak Berisiko, Simak Nih Panduannya

03 Desember 2018, 10:07:53 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Mau Ganti Oli Kendaraan Matic Tak Berisiko, Simak Nih Panduannya
Ilustrasi penggantian oli untuk kendaraan bertansmisi matic yang benar harus dikuras (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Mobil bertransmisi matic kini terus tumbuh sebagai pilihan pengedara. Banyak pengguna mobil tak sadar, pada saat pergantian oli transmisi hanya sebagian oli transmisi yang dikeluarkan sementara banyak oli lama yang masih berada dalam transmisi.

Penggantian oli yang biasa dilakukan dengan cara tap akhirnya membuat transmisi mobil lama-kelamaan mengalami penurunan kinerja karena tidak didukung dengan pelumas yang benar-benar masih berkualitas baik.

Director Mobeng, Wing Wiryadi Joe mengatakan cara tap dalam mengganti oli transmisi sebenarnya tidak maksimal dan akan membuat transmisi lama-kelamaan menjadi tersumbat dan bisa membuat kinerja transmisi menurun.

"Banyak yang berpikir ganti oli matik hanya perlu di tap aja. Padahal kalau bisa harusnya di kuras atau di ganti total. Kanapa? Karena kalau di tap doang itu kurang bagus karena hanya tiga sampai empat liter oli yang dikeluarkan, padahal isi oli transmisi delapan sampai sepuluh liter. Ini berarti masih banyak oli yang sudah kotor tidak dibuang. Dan akhirnya tercampur dengan oli baru sehingga tidak mendukung performa mobil," kata Wing pada wartawan beberapa waktu lalu.

Karena itu ia menyarankan agar ketika mengganti oli transmisi, minta kepada mekanik untuk menguras semua oli lama yang ada pada bagian transmisi sehingga oli yang baru tidak terkontaminasi dengan oli lama yang membuat fungsinya menurun.

"Jadi matik itu, kalau dari kosong isinya itu delapan sampai 10 liter oli matik kalau yang keluar hanya empat literan itu berarti oli yang tidak bagus lebih banyak kalau di tap dan diisi oli baru. Memang oli kita baru tapi kalau tercampur, ya tidak maksimal," ulangnya.

Mengedukasi masyarakat soal itu, maka di bengkel Mobeng mereka melakukan kuras total pada mobil matik dan menggantinya dengan oli baru sehingga pengguna mobil dapat merasakan perbedaannya saat mobil dipakai. Hal ini yang akan mendorong masyarakat untuk memahami sisi teknis lebih jauh soal penggantian pelumas.

Wing merasakan hal ini sangat penting karena transmisi matik saat dibuka bentuknya seperti labirin kecil pada bagian komponen sehingga jika terdapat kerak halus terus menerus dapat membuatnya mmapet dan akhirnya menimbulkan trouble pada mobil.

(wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up