
Pengendara sepeda motor dan mobil mengisi BBM di salah satu SPBU kawasan Kramat, Jakarta, Selasa (1/10/2024). (Fedrik Tarigan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Belakangan ini banyak sepeda motor menggunakan cat jenis doff dan glossy. Dua warna itu kini menjadi pilihan banyak konsumen. Setiap jenis warna itu memiliki kekurangan dan kekurangan.
Bodi kendaraan umumnya menggunakan warna mengkilap atau glossy. Sementara warna doff atau matte adalah warna yang tidak mengilap atau menghalangi pantulan cahaya. Lapisan doff jika dilihat dengan mikroskop akan terlihat tidak beraturan atau kasar sehingga menyerap cahaya.
Mengutip Autochem, perbedaan cat doff dan glossy pada motor bisa terlihat jelas dari tampilannya. Cat doff biasanya memiliki tekstur kasar dan tak secerah cat glossy. Sedangkan cat glossy, tampilannya cenderung mengkilap.
Supaya tidak menyesal di kemudian hari, perlu diketahui bahwa cat doff memiliki poin minus ketika sudah kotor bahkan sampai ada water spot atau jamur bodi yang mudah terlihat. Bila cat doff sudah kotor atau berjamur, maka akan terlihat seperti bercak putih yang tidak sedap dipandang mata.
Selain itu, warna doff bisa lebih cepat kusam bila tidak rutin dibersihkan dari bekas kotoran dan lumpur. Padahal, kondisi berkendara di Indonesia sangat dinamis. Antara hujan dan panas bisa terjadi bergantian dalam perjalanan.
Selain itu, perawatan warna doff pada bodi sepeda motor berbeda dengan warna glossy. Sedikit lebih repot. Jika salah penanganan atau menggunakan sampo, cat pada bodi kendaraan akan rusak.
Karena itu, Anda harus menggunakan produk perawatan bodi khusus untuk cat doff. Hasil akhir cat berkelir matte/doff adalah pekerjaan cat khusus. Sehingga untuk merawatnya, memerlukan produk khusus doff pula.
Termasuk pula dilarang memoles atau waxing dengan bahan untuk cat glossy. Apalagi sampai memakai mesin poles yang bertenaga dan memiliki daya kikis tinggi. Produk-produk ini bisa menyebabkan bercak berupa bintik-bintik mengilap yang tidak dapat dipulihkan.
Pastikan pula sampo atau sabun cuci tidak mengandung wax. Sejatinya, wax berfungsi membuat bodi semakin mengilap, namun malah mengikis permukaan cat warna doff atau matte.
Perhatikan kandungan pH atau tingkat keasaman. Yang disarankan adalah pH 7 yang netral karena aman untuk bodi dan kulit tangan. Jika pH lebih rendah (asam) maka bisa merusak cat, sedangkan pH lebih tinggi (basa) bisa merusak kulit.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
