
ILUSTRASI. Suasana Pameran khusus kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS 2024) di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/4). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Kendaraan ramah lingkungan kini mulai banyak digemari oleh masyarakat dunia dan Indonesia. Sebab, tipe kendaraan ini diyakini mampu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan seperti polusi udara ataupun perubahan iklim.
Saat ini, kendaraan ramah lingkungan dikenal dengan berbagai jenis bahan bakar seperti kendaraan bertenaga listrik dengan baterai (BEV), kendaraan bertenaga hybrid (HEV), Plug-in Hybrid (PHEV), dan Fuel Cell (FCEV).
Meski begitu, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui perbedaan dari berbagai tipe kendaraan ramah lingkungan ini. Berikut penjelasannya selengkapnya!
Battery Electric Vehicle (BEV)
Mobil jenis ini hanya menggunakan tenaga baterai listrik sebagai sumber tenaga dan penggerak. Tenaga ini bisa disimpan dan diisi ulang melalui metode pengisian daya.
Lantaran tak menggunakan sistem pembakaran, tentu hal ini membuatnya ramah lingkungan karena tak mengeluarkan emisi. Sebagai sistem penggerak, mobil jenis ini menggunakan motor listrik untuk mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.
Mobil listrik saat ini banyak digunakan di Indonesia, seperti Wuling Air EV, Kia EV 6, Neta V, dan lain sebagainya.
Hybrid Electric Vehicle (HEV)
Mobil jenis ini menggunakan tenaga hybrid yakni gabungan antara listrik dan konvensional. Berbeda dari mobil EV yang tenaga listriknya bisa diisi ulang, mobil HEV tak bisa diisi ulang lantaran tak memiliki tempat pengisian daya.
Jadi, mobil ini hanya bisa diisikan bahan bakar konvensional. Teruntuk tenaga listrik, akan dihasilkan melalui perubahan energi kinetik menjadi energi listrik pada saat proses pengereman.
Contoh mobil dengan tipe ini yakni Toyota Innova Hybrid, Hyundai Ioniq Hybrid, dan lain sebagainya.
Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
Sama halnya dengan HEV, mobil PHEV menggunakan tenaga hybrid yakni gabungan antara tenaga listrik dan konvensional. PHEV memiliki sumber tenaga yang berasal dari kedua daya tersebut yang digunakan secara bersamaan.
Namun, perbedaan antara PHEV dengan HEV yakni PHEV bisa dilakukan pengisian daya listrik dari luar seperti halnya BEV. Jadi, selain bisa mengisi tenaga konvensional, mobil tipe ini juga bisa mengisi tenaga listrik.
Contoh kendaraan PHEV yakni Mitsubishi Outlander PHEV, Toyota RAV4 PHEV, dan lain sebagainya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022