
Mobil listrik Aion V di panggung IIMS 2025. (RianAlfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com-Kalau bicara mobil listrik, salah satu pionir yang sempat jadi jawara adalah Tesla. Merek mobil listrik dari Amerika Serikat (AS) itu menjadi yang mengawali tren mobil listrik sebelum akhirnya populer belakangan ini.
Namun kini, Tesla tidak lagi jadi nama yang mencolok. Telah banyak hadir merek-merek mobil listrik lainnya dari banyak negara. Dari Jepang sekelas raksasa otomotif, hampir semua produsen masuk ke bisnis kendaraan listrik.
Eropa dengan segmennya yang kecil dan premium juga demikian, nggak segan untuk ikut bertarung di kancah kendaraan listrik. Dan yang paling terlihat, adalah tumbuhnya merek-merek baru dari Tiongkok yang begitu mencolok.
Bahkan, merek-merek mobil listrik asal Tiongkok ini bisa dibilang menginvasi pasar di banyak negara. Termasuk juga Indonesia. Harga murah, fitur berlimpah, membuat mobil listrik Tiongkok dilirik.
Namun nggak hanya soal harga dan fitur saja yang membuat merek mobil listrik Tiongkok bisa sangat kompetitif. Dalam laporan IMD Future Readiness Indicator (FRI) Automotive 2025, terungkap strategi keberhasilan merek mobil listrik Tiongkok dalam penetrasi pasarnya.
Howard Yu, Profesor Manajemen dan Inovasi serta Direktur Pusat Kesiapan Masa Depan IMD menyebut, keberhasilan perusahaan mobil listrik Tiongkok didorong oleh berbagai perubahan drastis yang mereka lakukan.
"Berbagai inovasi yang dilakukan BYD, Geely, Li Auto, dan XPeng dan merek Tiongkok lainnya terbukti diminati konsumen. Hal ini tentu berdampak langsung pada pertumbuhan pendapatan ketiga perusahaan, sehingga ketiganya berhasil menggeser para senior produsen mobil Eropa dan Jepang," jelas Yu.
Selain itu, cara pabrikan Tiongkok mengembangkan mobil listrik, berbeda dengan metode para pemain tradisional. Mereka mengutamakan desain mobil berdasarkan pengembangan software dan integrasi digital. Sementara pemain lama biasanya terlalu menitikberatkan pada sisi hardware. Efeknya, mereka tak perlu melakukan recall ketika mobil perlu melakukan kalibrasi kendaraan.
Perbaikan suspensi hingga fitur keamanan, bisa dilakukan hanya dengan melakukan update software saja. Hal ini tentu menekan biaya produsen dan terasa lebih nyaman bagi konsumen ketimbang cara konvensional.
Faktor lainnya, digitalisasi juga mempengaruhi bagaimana mereka mengawasi dan mengamankan rantai pasokan dan distribusi. Dengan digital tracking system, pengiriman bisa dilacak dengan lebih presisi dan transparan.
“Meskipun kendaraan listrik memerlukan komponen canggih seperti baterai dan semikonduktor, namun mereka mendapat keuntungan dari rantai pasokan yang lebih fleksibel. Sementara itu, kompleksitas rantai pasokan produsen mobil tradisional lebih rumit,” Yu menambahkan.
Selain itu, pabrikan mobil Tiongkok juga piawai membuat perbaikan dan penyesuaian dalam waktu singkat. Contohnya, mereka bisa meluncurkan model baru atau pembaruan software dengan kecepatan yang sulit disaingi oleh produsen mobil Barat. (*)
Pabrikan Barat mungkin perlu 5-7 tahun untuk membuat mobil generasi baru. Sementara produsen mobil Tiongkok seperti Li Auto, bisa meluncurkan mobil baru setengah dari waktu yang dibutuhkan pabrikan Barat imbas dari sistem organisasi yang lincah seperti startup.
Untuk pembaruan (upgrade) software, para produsen Tiongkok juga bisa melakukannya setiap tahun di beberapa lini model EV-SUV mereka. Ketika permintaan mobil listrik meningkat, pabrikan Tiongkok pun sangat gesit meraup pasar.
Mereka mengakali dengan segera meningkatkan produksi untuk model-model entry-level terlebih dulu agar bisa mencuri start dan mengambil konsumen ketika lawan-lawan mereka masih sibuk memperbesar dan merombak pabrik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022