
Ilustrasi kolong mobil dengan gardan mengganti oli gardan rutin mencegah suara kasar dan kerusakan komponen (Dok. Suzuki Indonesia)
JawaPos.com - Oli gardan adalah pelumas khusus yang melumasi gigi-gigi gardan dan komponen di sekitarnya. Jika oli gardan tidak diganti secara berkala sesuai rekomendasi, maka akan muncul sejumlah risiko serius seperti suara bising, suhu gardan yang overheat, hingga pengendalian roda terganggu.
Dilansir dari laman Suzuki Indonesia dan Wuling, penggantian oli gardan biasanya direkomendasikan setelah kendaraan menempuh 20.000 km hingga maksimal 40.000 km, tergantung jenis dan pemakaian. Wuling menambahkan, kendaraan dengan penggunaan berat, sering berbelok, atau di medan berat akan mempercepat keausan oli gardan dan harus menarik interval penggantian lebih cepat.
Berikut adalah beberapa dampak jika oli gardan mobil tidak diganti tepat waktu:
Dampak jika Oli Gardan Tidak Diganti
1. Suara Bising dan Getaran Berlebihan
Apabila oli gardan tidak diganti, gesekan antar gigi gardan dan komponen transmisi meningkat. Suzuki menyebut bahwa suara bising, terutama dari bagian gardan atau transmisi, akan muncul dan makin keras seiring waktu karena pelumasan sudah tidak optimal.
Selain suara, getaran pada bodi mobil juga bisa terasa, terutama saat berbelok atau melewati jalan tidak rata. Getaran ini akibat gesekan dinamis yang tinggi dan elastisitas komponen gardan yang sudah terganggu.
2. Overheating Gardan dan Komponen Berisiko Rusak
Oli gardan membantu mengalirkan panas yang dihasilkan oleh gigi-gigi gardan saat beroperasi. Jika oli sudah kotor atau volumenya berkurang karena tidak diganti, fungsi pendinginan terganggu dan suhu gardan bisa menjadi sangat tinggi (overheat).
Overheat dapat memicu pemuaian komponen, deformasi gear, dan bahkan kerusakan housing gardan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, biaya perbaikan akan cukup mahal karena komponen utama gardan menjadi cepat aus.
3. Kesulitan Pengendalian dan Performa Menurun
Gardan juga berperan dalam mentransmisikan tenaga ke roda dan menjaga keseimbangan putaran antar roda (terutama saat berbelok). Suzuki memperingatkan bahwa roda bisa kehilangan kontrol atau terasa berat dikendalikan jika oli gardan tidak lagi kuat melumasi.
Performa kendaraan akan terasa menurun, tarikan kurang responsif, akselerasi melambat, dan kenyamanan berkendara berkurang. Kondisi ini juga bisa menimbulkan rasa tidak aman, terutama pada kecepatan tinggi atau saat mengemudi di tikungan.
Tanda-Tanda Gardan Perlu Diganti Oli
Agar oli gardan mobil tetap berkinerja baik, pemilik kendaraan harus menggantinya tepat waktu sesuai rekomendasi, memperhatikan tanda-tanda fisik, serta kondisi penggunaan. Dengan perawatan oli gardan yang rutin, suara dan getaran bisa diminimalkan, suhu gardan tetap stabil, serta performa dan kenyamanan berkendara tetap optimal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
