
Bagi Motul, Motegi lebih dari sekadar sirkuit, melainkan laboratorium hidup untuk menguji performa dan keandalan teknologi pelumas.
JawaPos.com - Sejak dibangun pada 1997, Twin Ring Motegi dikenal sebagai salah satu sirkuit paling menantang di kalender MotoGP. Sirkuit ini dikenal dengan lintasan yang tricky. Kombinasi desain teknis dan tingkat kesulitan yang tinggi menjadikan Motegi sebagai arena ujian nyata bagi pembalap, tim, dan mesin.
Bagi Motul, Motegi lebih dari sekadar sirkuit, melainkan laboratorium hidup untuk menguji performa dan keandalan teknologi pelumas dalam kondisi paling ekstrem.
Langkah ini sejalan dengan filosofi Motul yang selalu mengembangkan formulasi melalui pengujian ekstrem di lintasan balap sebelum diaplikasikan ke kendaraan konsumen.
Momen bersejarah ketika Marc Márquez mengunci gelar juara dunia di Motegi menjadi simbol nyata bagaimana skill, teknologi, dan determinasi dapat berpadu menghasilkan pencapaian tertinggi.
Semangat inilah yang sejalan dengan filosofi Motul: “Born on the Track, Built for the Road”, sebuah keyakinan bahwa inovasi yang lahir dari dunia balap dapat dinikmati oleh setiap pengendara di jalan raya.
Carlo Savoca, Chief Marketing Officer Motul, turut menyoroti pencapaian luar biasa Márquez. “Di Motul Grand Prix Jepang, Marc Márquez memastikan gelar juara dunia setelah finis kedua di Motegi. Dengan lima seri tersisa, keunggulan poinnya tidak lagi terkejar,” kata Carlo Savoca.
Ini menandai gelar ketujuhnya di kelas premier (menyamai Valentino Rossi) dan gelar dunia kesembilan secara keseluruhan.
Sirkuit Motegi, sebagai laboratorium Motul juga menjadi arena reguler kejuaraan MotoGP. Sirkuit ini juga berperan dalam pengembangan Motul GP Series, lini pelumas premium yang mengadopsi teknologi dari dunia balap untuk motor harian.
Hingga kini Motul mempunyai tiga varian utama Motul GP Series adalah: GP Power – untuk performa mesin maksimal di putaran tinggi. Lalu ada GP Matic – dirancang khusus untuk motor matic dengan perlindungan optimal, serta varian GP Ultimate – formula tertinggi untuk sensasi balap MotoGP dengan perlindungan ekstrem.
Welmart Purba, Managing Director PT Motul Indonesia Energy mengatakan kemenangan Márquez di Motegi adalah bukti nyata kekuatan teknologi balap. Lewat lini pelumas GP Series, Motul menghadirkan pengalaman performa balap MotoGP langsung ke jalan raya.
“GP Series kami lahir dari semangat yang sama – setiap perjalanan bukan sekadar berkendara, melainkan sebuah pengalaman penuh performa,” pungkasnya.
Motul menegaskan bahwa pengembangan pelumas tidak berhenti hanya di ruang laboratorium. Sirkuit adalah laboratorium nyata tempat inovasi diuji dalam kondisi paling keras

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
