
Ilustrasi rantai motor. (Pinterest)
JawaPos.com - Gir dan rantai adalah dua komponen vital pada motormu. Ibaratnya, mereka adalah jantung yang memastikan tenaga dari mesin bisa tersalurkan dengan baik ke roda.
Sayangnya, banyak pengendara yang sering luput memperhatikan kondisi keduanya. Padahal, mengabaikan tanda-tanda kerusakan bisa berujung fatal.
Mulai dari tarikan motor yang berat, suara berisik yang mengganggu, bahkan yang paling parah, rantai bisa putus di jalan. Tentu kamu tidak mau mengalami hal-hal merepotkan tersebut.
Lalu, kapan sih waktu yang tepat untuk mengganti gir dan rantai motormu? Tidak perlu menunggu sampai benar-benar rusak, ada beberapa gejala awal yang bisa kamu jadikan patokan.
Mengenali tanda-tanda ini lebih awal akan menghemat biaya perbaikan besar dan yang terpenting, menjaga keselamatanmu saat berkendara.
Yuk, simak baik-baik 4 tanda wajib yang mengharuskan kamu segera mengganti gir dan rantai motormu, seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia.
Salah satu gejala yang paling mudah dideteksi adalah munculnya suara kasar atau berisik yang tidak wajar dari area rantai.
Dalam kondisi prima, rantai seharusnya berputar dengan suara yang halus. Jika kamu mulai mendengar suara mendecit atau berderak, itu bisa jadi pertanda awal.
Coba berikan pelumas atau oli khusus rantai, jika suara kembali halus, mungkin rantai hanya kering dan aus biasa.
Namun, jika setelah kamu lumasi suaranya tetap tidak berubah atau bahkan semakin keras, itu artinya ada masalah serius pada rantai atau gir dan kamu harus segera membawa motormu ke bengkel resmi terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Rantai yang mulai bermasalah sering kali ditandai dengan kondisinya yang mengendur atau renggang.
Gejala ini biasanya diikuti dengan kesulitan saat perpindahan gigi yang terasa kasar, laju kendaraan yang bermasalah (tersendat), hingga munculnya suara berisik.
Dalam kasus yang sudah parah, pergerakan rantai bahkan bisa sampai terlepas atau keluar dari cengkraman gir.
Kamu bisa mendeteksi kerenggangan ini dengan mudah, coba gerakkan rantai ke kanan dan ke kiri. Apabila cengkeraman rantai pada gir sudah terasa lemah, itu jelas pertanda rantai sudah aus.
Cara lain adalah dengan menstandarkan motor tengah, hidupkan mesin, dan putar gas secara perlahan sebentar agar roda belakang berputar.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
