
Kia EV-6 GT Line dan EV-9 GT Line. (Dok. Kia)
JawaPos.com - Kiprah Kia di Indonesia yang telah memasuki usia 25 tahun menandai perjalanan panjang yang sarat dinamika. Sejak awal kehadirannya, Kia tumbuh bersama perubahan lanskap industri otomotif nasional, mulai dari pergeseran gaya hidup masyarakat, kebutuhan mobilitas keluarga, hingga akselerasi teknologi kendaraan.
Bagi Kia, seperempat abad bukan hanya catatan usia, melainkan refleksi dari kemampuan beradaptasi dan belajar dari konsumen. Setiap fase perkembangan membawa tantangan tersendiri yang sekaligus membukag membentuk pemahaman Kia terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia secara lebih mendalam.
Sebagaimana industri otomotif secara umum, pasar Indonesia dikenal memiliki karakter yang beragam, dinamis, dan cepat berubah.
“Selama dua setengah dekade, Kia terus menyesuaikan produk dan pelayanan dengan perubahan preferensi konsumen, mulai dari aspek fungsionalitas, kenyamanan, desain, hingga teknologi. Pendekatan ini menjadi bagian penting dari upaya Kia untuk tetap hadir sebagai merek yang dekat dan relevan dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari masyarakat Indonesia,” ujar Jong Sung Park, Chief Executive Officer of Kia Sales Indonesia dalam keterangannya, Jumat (9/1).
Pada periode awal 2000-an, Kia memasuki pasar Indonesia dengan menghadirkan model-model yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan mobilitas dasar, seperti Carnival, Picanto, dan Rio.
Memasuki era 2010 hingga 2018, seiring berkembangnya pasar otomotif nasional, Kia memperluas portofolio melalui model yang lebih variatif, termasuk Kia Sportage dan generasi terbaru Kia Rio. Ketika tren SUV mulai mendominasi pasar pada periode 2019 hingga 2022, Kia merespons dengan meluncurkan Seltos dan Sonet. Kehadiran model tersebut menegaskan kemampuan Kia membaca arah pasar lokal tanpa melepaskan karakter global mereknya.
Transformasi berlanjut seiring penerapan strategi Total Transformation Kia Global. Sejak 2023, Kia memasuki fase baru di Indonesia dengan menghadirkan kendaraan listrik seperti Kia EV6 dan EV9. Pada tahap ini, Kia tidak hanya menawarkan produk berbasis teknologi ramah lingkungan, tetapi juga berperan aktif dalam membangun pemahaman pasar, menumbuhkan kepercayaan terhadap kendaraan listrik, serta menyesuaikan inovasi dengan kesiapan ekosistem nasional.
Perjalanan evolusi produk Kia di Indonesia menunjukkan konsistensi dalam menghadirkan kendaraan yang tidak sekadar inovatif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan konsumen. Setiap model dirancang untuk mendukung beragam aktivitas, mulai dari mobilitas keluarga, kebutuhan perkotaan, hingga gaya hidup modern.
Di balik pencapaian tersebut, Kia menegaskan pentingnya peran berbagai pihak yang terlibat, mulai dari konsumen, mitra dealer, komunitas, hingga karyawan. Relasi yang terbangun selama 25 tahun ini didasarkan pada kepercayaan dan komitmen jangka panjang, bukan semata hubungan jual beli.
Penguatan layanan purna jual dan pengembangan jaringan dealer menjadi elemen krusial dalam membangun kepercayaan pelanggan. Konsistensi kualitas layanan, dukungan purna jual yang berkelanjutan, serta fokus pada kenyamanan pelanggan menjadi bagian dari strategi Kia dalam menghadirkan pengalaman kepemilikan yang menyeluruh.
Menatap masa depan, Kia memandang perkembangan mobilitas Indonesia dengan optimisme yang disertai kehati-hatian. Transisi menuju solusi mobilitas berkelanjutan menjadi bagian dari visi jangka panjang perusahaan, dengan tetap mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, ekosistem, serta kebutuhan konsumen.
“Dengan fondasi 25 tahun hadir di Indonesia, Kia berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi mobilitas yang relevan, bernilai, dan berkelanjutan, sejalan dengan perkembangan industri otomotif Nasional. Perjalanan Kia di Indonesia akan terus berlanjut, dengan semangat untuk bertumbuh bersama masyarakat, menjawab tantangan masa depan, dan menghadirkan mobilitas yang menginspirasi generasi berikutnya,” tutup Jong Sung Park.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022