
Foto drone sirkuit segala medan (all-terrain circuit) di kota Zhengzhou, Tiongkok, Rabu (14/1/2026). (Hendra Eka/JawaPos.com)
JawaPos.com - BYD resmi membuka sirkuit segala medan (all-terrain circuit) di Zhengzhou, Tiongkok. Fasilitas ini menjadi salah satu sirkuit pertama di Negeri Tirai Bambu yang dirancang khusus untuk kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV).
Sirkuit tersebut merepresentasikan konsep BYD Technology for All. Fungsinya bukan sekadar arena balap, tetapi juga pusat pelatihan pembalap profesional serta wahana edukasi dan pengalaman berkendara guna mendorong budaya NEV ke level yang lebih luas.
Total ada delapan zona pengalaman yang dihadirkan. Mulai dari bukit pasir dalam ruangan, lintasan gesekan rendah (low friction circle), kick-plate, kolam rendam, dynamic paddock, trek balap, taman off-road, hingga area perkemahan.
Dalam balutan suhu dingin 7 derajat Celsius, sejumlah jurnalis asal Indonesia diajak mengikuti press tour sejak pagi hingga petang. Menariknya, awak media Indonesia menjadi delegasi pertama dari seluruh dunia yang mendapatkan kesempatan menyaksikan dan menjajal sirkuit ini secara eksklusif.
“Hari ini cuaca dingin, tapi teman-teman akan merasakan panasnya BYD!” ujar Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao bersemangat, Rabu (14/1).
Ia menegaskan, BYD ingin memperlihatkan langsung kemampuan teknologi yang dimiliki melalui pengalaman nyata di lintasan. “Karena kami percaya, seeing is believing,” lanjutnya kepada JawaPos.com.
Pengalaman Berkendara dalam Satu Kawasan
Berbeda dengan sirkuit konvensional yang umumnya hanya memiliki satu jenis lintasan, Sirkuit All-Terrain BYD Zhengzhou menawarkan pengalaman berkendara yang beragam dalam satu kawasan. Mulai dari penyeberangan air, pendakian bukit pasir dalam ruangan, hingga tantangan off-road.
Salah satu daya tarik utama adalah bukit pasir dalam ruangan dengan ketinggian jatuh vertikal 29,6 meter dan kemiringan 28 derajat. Fasilitas ini telah mengantongi sertifikasi Guinness World Records sebagai lintasan pendakian bukit pasir tertinggi dan terbesar untuk pengujian mobil.
Bukit pasir tersebut dibangun menggunakan 6.200 ton pasir yang meniru komposisi butiran pasir Gurun Alxa. Hasilnya, pengunjung dapat merasakan sensasi menaklukkan bukit pasir secara autentik, namun tetap aman dan terkendali.
Selain itu, jurnalis juga diacak mencoba supercar BYD, Yanwang U9, sebanyak dua lap di lintasan balap utama. “Saya bawa lari sampai 200 km/jam, mobil masih stabil, rasanya masih pengen nambah speed lagi,” ujar Benny, salah satu pewarta otomotif.
Yanwang U9. (Hendra Eka/JawaPos.com)
Dari Trek Balap hingga Off-Road
Lintasan balap utama memiliki panjang 1.758 meter dengan sembilan tikungan dan lintasan lurus sepanjang 550 meter. Pengemudi dapat menguji akselerasi di lintasan lurus maupun presisi kemudi di tikungan ekstrem.
Area uji dinamis seluas 15.300 meter persegi menyediakan lebih dari 12 skenario pengujian, seperti slalom standar, uji rintangan, hingga parkir otomatis. Seluruhnya menampilkan teknologi cerdas BYD.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
