
Sejumlah pengunjung melihat koleksi mobil listrik BYD di gelaran IIMS, Jakarta, Jumat (06/02/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kehadiran BYD di IIMS 2026 bukan sekadar partisipasi pameran otomotif tahunan. Ajang Indonesia International Motor Show tahun ini menjadi panggung penting bagi BYD untuk mempertegas strategi dominasi mobil listrik di Indonesia.
Dengan membawa lini kendaraan listrik unggulan, teknologi baterai mutakhir, serta strategi harga agresif, BYD menunjukkan keseriusannya dalam menguasai pasar mobil listrik Indonesia 2026 yang semakin kompetitif.
Strategi BYD di IIMS 2026: Bukan Hanya Jualan, Tapi Edukasi Pasar
Di IIMS 2026, BYD tidak hanya memamerkan produk, tetapi juga membangun awareness tentang ekosistem kendaraan listrik. Langkah ini penting karena pertumbuhan pasar EV di Indonesia sangat dipengaruhi oleh edukasi konsumen. Beberapa model andalan yang menjadi pusat perhatian antara lain: BYD Dolphin, BYD Atto 3 dan BYD Seal.
Ketiga model tersebut menyasar segmen berbeda, mulai dari entry-level hingga sedan listrik premium, memperlihatkan strategi lineup yang lengkap untuk memperluas pangsa pasar.
Perbanyak Pilihan Luncurkan BYD Atto 3 Advanced Plus di IIMS 2026
Ini menjadi salah satu sorotan utama di Booth BYD Hall D7. Model terbaru ini dirancang untuk melengkapi lini SUV listrik BYD yang telah menerima respons positif dari pasar lokal. BYD menghadirkan varian ini sebagai solusi ideal bagi mereka yang membutuhkan SUV listrik dengan fitur canggih, namun tetap fungsional dan nyaman untuk kebutuhan harian.
Line up baru ini dibekali dengan baterai berkapasitas 49,92 kWh. Kapasitas ini memungkinkan kendaraan menempuh jarak hingga 410 km dalam sekali pengisian daya. Jarak tempuh tersebut sangat ideal untuk mendukung mobilitas di dalam kota maupun perjalanan antar kota jarak menengah.
Teknologi Blade Battery Jadi Senjata Utama
Salah satu kekuatan utama BYD adalah teknologi Blade Battery, yang dikenal memiliki tingkat keamanan dan efisiensi tinggi. Teknologi ini menjadi nilai jual penting dalam meyakinkan konsumen Indonesia yang masih mempertimbangkan aspek keamanan dan daya tahan baterai.
Dengan pendekatan teknologi yang matang, BYD berupaya membangun kepercayaan jangka panjang terhadap mobil listrik di Tanah Air.
Strategi Harga dan Produksi Lokal
Strategi dominasi BYD di Indonesia juga terlihat dari positioning harga yang kompetitif dibanding rival di segmen EV. Ditambah lagi, rencana investasi dan produksi lokal semakin memperkuat peluang BYD menjadi pemain utama.
Kombinasi antara harga, fitur, jarak tempuh, serta desain modern membuat BYD menjadi salah satu merek paling ramai diperbincangkan selama IIMS 2026.
Dominasi Pasar Mobil Listrik Indonesia 2026

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
