
Ilustrasi filter udara mobil yang kotor dan perlu diganti. (Auto 2000)
JawaPos.com-Filter udara mobil sering dianggap komponen sepele karena ukurannya kecil dan tidak terlihat dari luar. Padahal, perannya sangat vital dalam menjaga performa mesin tetap optimal. Komponen ini bertugas menyaring debu, pasir, dan partikel halus sebelum udara masuk ke ruang pembakaran.
Jika filter udara dibiarkan kotor atau terlalu lama tidak diganti, berbagai masalah bisa muncul secara bertahap. Dampaknya bukan hanya pada tenaga mesin, tetapi juga konsumsi bahan bakar hingga usia pakai kendaraan.
Sejumlah bengkel resmi menyarankan filter udara diperiksa setiap servis berkala dan diganti setiap 10.000–20.000 kilometer, tergantung kondisi jalan serta intensitas pemakaian. Berikut empat risiko yang mengintai jika pemilik mobil telat mengganti filter udara.
1. Performa Mesin Menurun
Filter udara yang kotor membuat aliran udara menuju ruang bakar menjadi tidak optimal. Padahal, mesin membutuhkan campuran udara dan bahan bakar yang seimbang agar pembakaran berlangsung sempurna.
Saat suplai udara berkurang, tenaga mesin otomatis menurun. Gejalanya bisa dirasakan ketika mobil terasa kurang responsif saat berakselerasi, terutama saat menyalip kendaraan lain atau melaju di tanjakan.
2. Konsumsi Bahan Bakar Lebih Boros
Asupan udara yang terhambat membuat sistem injeksi menyesuaikan campuran bahan bakar. Mesin pun bekerja lebih keras untuk menghasilkan tenaga yang sama.
Akibatnya, konsumsi BBM menjadi lebih boros meski gaya berkendara tidak berubah. Dalam jangka panjang, kondisi ini tentu merugikan karena biaya operasional kendaraan meningkat tanpa disadari.
3. Emisi Gas Buang Meningkat
Pembakaran yang tidak sempurna akibat kurangnya udara bersih dapat meningkatkan kadar emisi gas buang. Selain berdampak pada lingkungan, kondisi ini juga bisa memengaruhi hasil uji emisi yang kini menjadi perhatian di berbagai kota besar.
Jika emisi melebihi ambang batas, pemilik kendaraan berisiko dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku di daerah masing-masing.
Baca Juga: Filter Udara Basah dengan Oli? Ini 3 Penyebab yang Sering Bikin Motor Kamu ‘Minum Oli’ Sendiri!
4. Risiko Kerusakan Mesin
Debu dan partikel halus yang tidak tersaring dengan baik berpotensi masuk ke dalam ruang mesin. Dalam jangka panjang, kotoran tersebut dapat menyebabkan gesekan berlebih pada komponen internal seperti piston dan dinding silinder.
Jika dibiarkan, keausan mesin bisa terjadi lebih cepat dan biaya perbaikannya tidak murah. Karena itu, mengganti filter udara secara rutin jauh lebih ekonomis dibanding harus melakukan overhaul mesin. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022